pjs?
pjs!
pjs?*$#
apa sih pjs tuh?
penanggung jawab sementara
bolehkah dipikir lebih lanjut apakah pjs merupakan proses kaderisasi yang baik???
tolong dilihat dan dibaca sekali lagi di AD/ART IMAKAHI yang telah kita susun bersama di MUNAS X yang kita adakan di FKH Universitas Airlangga kemarin yang bahkan sudah kita setujui bersama bukan??
adakah aturan tentang pjs disana??
hanya kita-IMAKAHIers- yang bisa menjawab
semoga idealisme kita tentang IMAKAHI dan profesi dokter hewan tidak harus luntur hanya karena 3 huruf bernama ‘PJS’
haruskah ‘PJS’ menjadi tradisi di IMAKAHI sendiri???
jangan2 nanti akan terus kita bawa sampai kita duduk di PDHI nantinya
Bukan jalan untuk lari dari tanggung jawab apapun alasannya…
Ketika kita berani katakan “YA” untuk suatu tanggung jawab di hadapan kita…tentunya sudah dengan pemikiran yang amat sangat teramat dalam bukan ???… dengan banyak pertimbangan bukan???
Ataukah ketika kita tampil dengan mengatakan “YA” I’ll Receive it n I’ll do it !!!
Apakah hanya sekedar “Lip Service Saja ?????”… “YA” atau “TIDAK” hanya IMAKAHIers yang tau jawabannya…
Mari sejenak berpikir jernih..sejernih-jernihnya… apakah tanggung jawab bisa dengan mudah dilimpahkan kepada orang lain???
Apakah Pejuang Profesi seperti itu???
Camkan n renungkan dalam hati !!!
Apa yang bisa kita berikan untuk kader-kader muda kita ???
Apa yang bisa kita transfer untuk mereka ???
PJS kah ???
Hanya IMAKAHIers yang tau jawabannya….
3 huruf… ya hanya 3 huruf…
meski nampaknya simple dan sederhana…
tapi apakah 3 huruf adalah option terakhir bagi perjuangan kita ???
Sobat…Saudara…Pejuang…
semudah itukah ???
apakah ini bagian dari perjuangan kita???
bagian dari profesi kita ???
haruskah ‘PJS’ menjadi tradisi di IMAKAHI ???
jangan2 nanti akan terus kita bawa sampai kita duduk di PDHI nantinya
jangan jadikan PJS sebagai tradisi di IMAKAHI !!!
Komitmen…
Integritas…
Konsisten…
Kesetiaan…
Responsibility….
Loyalitas…
Totalitas…
Itulah yang dibutuhkan… tidak hanya di awal namun hingga akhir… Selesaikan dengan sebaik-baiknya apa yang menjadi tanggung jawab kita bersama…bukan untuk diri kita..bukan untuk kepentingan kita..bukan untuk popularitas kita…bukan untuk kesenangan kita…tapi…Untuk Profesi kita..Profesi VETERINER…
jangan biarkan idealisme kita luntur dengan 3 huruf… “PJS”…!!!!
Setialah dalam perkara kecil…maka engkau akan dipercayakan perkara-perkara yang jauh lebih besar..
ini merupakan awal bagaimana kita berproses …
belajar untuk menunaikan kewajiban dengan sungguh-sungguh…penuh keikhlasan dan tanggung jawab…
untuk siapa ???
IMAKAHIers…Engkau tau jawabannya…
Jangan biarkan idealisme mu kendor n luntur hanya dengan 3 huruf….ya 3 huruf…
Sedih…
Ironisnya itu yang terjadi saat ini…
Why ???
Kenapa ???
Haruskah seperti itu ???
tidak adakah jalan lain…
Ayo selesaikan dengan sebaik-baiknya…hingga tuntas…
Agar generasi kita…kader-kader kita…penerus kita…memperoleh hal terbaik yang dapat kita lakukan selama kita berproses disini…
Agar ada sesuatu yang baik…yang terbaik…yang dapat mereka terima sebagai warisan dari yang terdahulu…
Sahabat..Saudara…Pejuangku…
Janganlah idealisme mu kendor dan akhirnya luntur dengan 3 huruf….
ayo capailah GARIS FINISH !!!
disana tersedia mahkota kemenangan bagimu Pejuang !!!!
apakah akan engkau lepaskan begitu saja ???
apakan engkau biarkan berlalu begitu saja jerih payahmu selama ini ???
Selesaikan Sahabatku…Selesaikan Saudaraku…Selesaikan Pejuangku…
Lelahkah engkau…???
Letihkah kau rasakan ???
Jenuhkah pikiranmu ???
Penatkah hatimu ???
Sesakkah dadamu ???
Tak sanggupkah engkau bertahan ???
Ayo teruskan !!!
Capai GARIS FINISH !!!
Terimalah Mahkota Kemenanganmu
Sahabat..Saudara..Pejuangku…
Jangan berhenti sampai disini…
Sedikit lagi kawan…
SEMOGA HATI KITA SEMULIA HATI PARA PAHLAWAN
SEGIGIH PERJUANGAN PARA PAHLAWAN
SEHARUM NAMA PAHLAWAN KEMERDEKAAN….
Walau letih menggerogoti hati dan pikiran..
Walau penat dan sesak memenuhi dada…
Walau peluh dan tangis menemani langkah Perjuangan ini..
Ingatlah Sahabat…Saudara…Pejuang…
Kita tidak Sendiri…We are not alone…!!!!!!!
Selalu ada kekuatan bagi yang lemah…
Selalu ada penghiburan bagi yang sedih…
Selalu ada tempat untuk bersandar bagi yang letih…
Selalu ada TUHAN yang menjadi sandaran hati n pikiranmu….
Meskipun sekelilingmu meninggalkanmu…
You are not alone…
Be strong…Go A Head…
Do ur best…
Keep Fighting till the end …
PJS……Penanggung jawab sementara….ataukah Pemegang Jabatan Sementara….
Kata-kata yang asing…………….
Mirip istilah yang dipakai bila pak camat tersandung kasus korupsi yang diPJSkan ya……..
Atau Bu Bupati sedang cuti melahirkan….
Ataukah memang di IMAKAHI, sedang terjadi hal serupa….???????????/
sangat disesalkan saat menunaikan tanggung jawab, berhenti ditengah jalan……….
Itukah karakter calon pemimpin masa depan bangsa kita???????
Begitu mudahnya melepas amanah….
Para pimpinan hasil munas imakahi X…….
bisa jadi saat ini, para delegasi Munas IMakahi X di Surabaya dahulu…sangat kecewa dengan saudara…..
masih ingatkah dengan sumpah yang diucapkan dulu…..
Badan Pengawas Imakahi…………..
Dimana peranmu……..
Sedang tidurkah dikau……
Masihkah AD/ART ditanganmu….
Buka kembali lembaran-lembaran putih itu….
Jangan hanya dijadikan alas tidur…………………
Mana peluit yang kami berikan dulu…….
Jangan canggung….jangan ragu untuk menggunakannya……
YTH. Rekan2 IMAKAHI’ers semua (khususnya rekan2 FKH Unair),
Terima kasih atas kritik dan komentarnya terhadap istilah penunjukan PJS. saya selaku Ketua umum IMAKAHI sangat memahami dan mengerti betul mengapa kemudian rekan2 mengkritik hal tersebut.
Sebagai komitmen, demi kemajuan kita, demi perjuangan profesi … kritik, saran dan masukan rekan2 semua akan kami tampung dan tentunya akan kita diskusikan.
Jika memang perlu tidak ada PJS, maka secara tanggung jawab SAYA BERSEDIA untuk me-reset ulang. tentunya dengan masukan dan saran dari kita semua…
Sebagai bentuk komitmen IMAKAHI’ers semua, mohon kepada pengurus (baik PB maupun PC) dan BPI mohon dapat Wajib hadir RAPAT CHATTING NASIONAL , pada;
Hari : Sabtu , 8 Desember 2007
Pukul: 07.00 WIB – selesai (malam minggu)
Via Yahoo Massanger !!!
YTH. Rekan2 IMAKAHI’ers semua (khususnya rekan2 FKH Unair),
Terima kasih atas kritik dan komentarnya terhadap istilah penunjukan PJS. saya selaku Ketua umum IMAKAHI sangat memahami dan mengerti betul mengapa kemudian rekan2 mengkritik hal tersebut.
Sebagai komitmen, demi kemajuan kita, demi perjuangan profesi … kritik, saran dan masukan rekan2 semua akan kami tampung dan tentunya akan kita diskusikan.
Jika memang perlu tidak ada PJS, maka secara tanggung jawab SAYA BERSEDIA untuk me-reset ulang. tentunya dengan masukan dan saran dari kita semua…
Sebagai bentuk komitmen IMAKAHI’ers semua, mohon kepada pengurus (baik PB maupun PC) dan BPI mohon dapat Wajib hadir RAPAT CHATTING NASIONAL , pada;
Hari : Sabtu , 8 Desember 2007
Pukul: 19.00 WIB – selesai (malam minggu)
Via Yahoo Massanger !!!
Alhamdulillah……
Akhirnya pada tanggal 04 Januari 2008 kemarin, IMAKAHI Cabang FKH IPB telah melaksanakan MUSCAB dengan lancar.
Dan telah terpilih Ketua IMAKAHI Cabang FKH IPB periode 2007-2008 dengan musyawarah mufakat yaitu
JANTO DWI HARIYADI
Semoga dapat melaksanakan amanah yang diberikan dengan baik dan mampu membawa IMAKAHI dalam kemajuan-kemajuan yang positif…………..
Kami segenap PB IMAKAHI mengucapkan selamat bertugas kepada sdr.Ali Yatmiko selaku ketua panitia pelaksana MUNAS IMAKAHI XI dan PHLI IMAKAHI XXV di FKH IPB Bogor.
Sebelumnya saya ucapkan selamat bertugas kepada panitia Munas IMAKAHI. Semoga dapat menjalankan tugasnya dengan optimal dan tentunya akan banyak pelajaran yang didapatkan (yang tidak semua orang mendapatkannya). Jadi sebagai panitia Munas IMAKAHI harus merasa beruntung karena diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru yang sebelumnya tidak diperoleh. So, keep spirit n fighting! Berikan yang terbaik dan yang perlu dipahami adalah setiap kesulitan yang
rekan2 hadapi PASTI disesuaikan dengan KEMAMPUAN/KAPABILITAS rekan2….. Good luck n do the best!
Maaf juga saya baru bisa mengikuti lagi perkembangan IMAKAHI. Setelah saya membaca komentar2 yang ada, saya merasa senang bahwa di komunitas IMAKAHI sudah terjalin hubungan kekeluargaan yang bagus. hal ini terlihat dari sikap rekan2 yang peduli dan mengingatkan tanggung jawab dari masing2 komponen di IMAKAHI (pejabat IMAKAHI-red). Sesuatu yang pasti akan memberikan kedewasaan bagi rekan2 semua.
Dalam berorganisasi tentu tidak mudah, tetapi biasanya orang yang sukses berorganisasi maka sukses juga dalam karir di kehidupannya (walaupun tidak selalu). Kesuksesan kita dalam berorganisasi tidak selalu ditentukan dengan hasil yang kita peroleh tetapi lebih ditentukan sikap kita terhadap komponen organisasi dan upaya kita untuk memajukan organisasi tersebut. Setiap organisasi sangat ditentukan oleh komitmen dan konsistensi dalam memajukan organisasi tersebut. Kedua komponen tersebut akan lebih sempurna jika dibingkai oleh semangat kebersamaan.
Tetaplah memperjuangkan kepentingan profesi melalui IMAKAHI.
SANGAT SEDIKIT ORANG/MAHASISWA YANG MENDAPATKAN KESEMPATAN UNTUK MEMPERJUANGKAN KEPENTINGAN PROFESINYA MELALUI IMAKAHI. JADI OPTIMALKAN KESEMPATAN YANG ADA DAN YAKINLAH BAHWA YANG KITA PERBUAT HARI INI PASTI AKAN MENDAPATKAN HASIL DIKEMUDIAN HARI.
Terima kasih banyak Bos..
semoga ini akan menjadi pemicu dan semangat rekan2, terutama rekan2 muda dalam menjalankan estafet perjuangan profesi melalui IMAKAHI..
Dear All Friends,
Berikut saya kirim hymne dan mars IMAKAHI (ISMAKAHI). semoga bermanfaat
HYMNE IMAKAHI (ISMAKAHI)
4/4 C = 1 Lagu : Suharyono
Con Expresionisme Syair : Endang P
Kami putra putri dalam wadah Imakahi
Melaksanakan tugas tuk nusa dan bangsa Indonesia
Cita-cita Tri Dharma memadu tugas mulia
Padamu negeri kami berkarya berjuang mencapai sita
Imakahi kmi tetaplah jaya bersama kami mengabdi
Kami mengabdi putra putrid Imakahi
Membangun bangsa Indonesia adil makmur sentosa
Kerahkan kemampuan tunaikan bkti pertiwi
Melaksanakan cita bangsa menjunjung tugas nan mulia
Bersatu padu berkarya Imakahi tetap jaya
MARS IMAKAHI (ISMAKAHI)
4/4
Do : 4 Lagu : Y.V. Agung Riono
Tempo di Marcia Syair : Y.V. Agung Riono
Imakahi engkau putra bangsa Indonesi jaya
Jiwa luhur cinta sesame kita bangun bersama
Imakahi mulia jaya bersatu kita bersama
Imakahi mulia jaya berkarya selamanya
Mengabdikan diri sepenuhnya dengan jiwa seksama mulya
Adil makmur bersama tujuan amal bakti kita
Dear All Friends,
Berikut saya kirim tentang opini dan pemberitaan tentang bakteri E. sakazakii pada susu formula bayi yang sedang menjadi perdebatan antara IPB (dalam hal ini peneliti yang berasal dari FKH IPB) dengan menteri kesehatan
Dear rekans,
Di bawah ini adalah bukti pendahuluan kontaminasi Enterobacter sakazakii pada susu formula bayi di indonesia. Ini adalah hasil penelitian yang sudah dipublikasi di jurnal internasional tentang food safety yaitu Journal of Food Protection. Pada penelitian yang dipresentasikan di IPB itu tentu saja memakai sampel baru, dan didapat hasil yang sama yaitu tetap adanya kontaminasi pada susu bayi di Indonesia, dan juga kemungkinan implikasinya pada kesehatan manusia dengan mengadakan studi eksperimental pada tikus neonatus. Jika ada yang berminat bisa mencari dan membaca full papernya. Bagaimanapun tidak dapat disanggah lagi bahwa peneliti sudah melakukan metode penelitian yang benar dan dibuktikan dengan publikasi internasional yang tentu saja sudah melewati review. Dasar Menteri Kesehatan asal cablak, kalau dipermasalahkan dari sisi metode ilmiah sih sama sekali ga beralasan, IDI juga begitu memberikan statement tanpa mel! ihat bukti ilmiah yang ada. hahahahaha payah..payah. Masih banyak kok artikel ilmiah lain yang membuktikan tentang bakteri ini pada susu bayi dan laporan kasus infeksi bakteri ini pada bayi di seluruh dunia.
Bukti lain adalah keterlibatan peneliti Indonesia dalam meeting FAO dan WHO yang membahas resiko Enterobacter sakazakii pada kesehatan manusia di Malaysia (FAO/WHO regional conference on food safety for Asia and the Pacific 2004) dan Roma, Italia (FAO meeting report on Enterobacter sakazakii and Salmonella in powdered infant formula 2006) yang dihadiri oleh satu-satunya wakil indonesia yaitu Dr. drh. Sri Estuningsih sendiri. Saya attach juga copy pdfnya deh.
Enterobacteriaceae in dehydrated powdered infant formula manufactured in Indonesia and Malaysia.
Estuningsih S, Kress C, Hassan AA, Akineden O, Schneider E, Usleber E.
Faculty of Veterinary Medicine, Bogor Agricultural University, Jalan Agatis Kampus IPB Darmaga, 16680 Bogor, Indonesia.
To determine the occurrence of Salmonella and Shigella in infant formula from Southeast Asia, 74 packages of dehydrated powdered infant follow-on formula (recommended age, > 4 months) from five different manufacturers, four from Indonesia and one from Malaysia, were analyzed. None of the 25-g test portions yielded Salmonella or Shigella. However, further identification of colonies growing on selective media used for Salmonella and Shigella detection revealed the frequent occurrence of several other Enterobacteriaceae species. A total of 35 samples (47%) were positive for Enterobacteriaceae. Ten samples (13.5%) from two Indonesian manufacturers yielded Enterobacter sakazakii. Other Enterobacteriaceae isolated included Pantoea spp. (n = 12), Escherichia hermanii (n = 10), Enterobacter cloacae (n = 8), Klebsiella pneumoniae subsp. pneumoniae (n = 3), Citrobacter spp. (n = 2), Serratia spp. (n = 2), and Escherichia coli (n = 2). To o! ur knowledge, this is the first report to describe the contamination of dehydrated powdered infant formula from Indonesia with E. sakazakii and several other Enterobacteriaceae that could be opportunistic pathogens. Improper preparation and conservation of these products could result in a health risk for infants in Indonesia.
Mudah-mudahan rekan-rekan semua bisa tahu fakta yang sebenarnya. Bila ada yang ditanyakan silahkan kontak saya kapan saja
Salam, Viva profesi Veteriner
Tito
Osaka
—– Original Message —–
From: zulfi arsan
To: veterinaryforum_update@yahoogroups.com
Date: 2008-02-27 23:54:48
Subject: Re: [veterinaryforum_update] IPB, IDI, MENKES Dan SUSU
Kenapa jumlah sampelnya yang dipertanyakan? Toh buktinya ada produk susu yang tercemar dan mengancam jiwa orang lain. Mungkin bisa dituntut dengan Pasal dalam KUHP-kah Produsen dan Pengatur Regulasinya?
Trus, kok kenapa ketua IDI yang komentar? Kan kalo penelitian itu bisa dilakukan selain dari orang yang berprofesi medis (bukan cuma oleh profesional saja). Apakah ini mau dibawa ke perseteruan antar Profesi Medis? Awas, hati-hati jangan mau terjebak disini, cuma buang-buang waktu, tenaga dan pikiran….hasilnya cuma dosa jadi nambah.
zulfi
Menkes mempertanyakan motivasi penelitian ilmiah tersebut dilakukan. Menurutnya dalam melakukan penelitian harus didasari alasan-alasan ilmiah.”Kalau meneliti itu harus ada sesuatu dulu, tapi bukan ber! arti nu! nggu orang sakit dulu. Ini maksudnya apa, kenapa yang diperiksa kok Sakazakii saja,” jelasnya.
Bu Mentri ini kok begitu yah? Sudah ada bukti hasil penelitian di negara yang lebih maju dari kita (akui aja…) bahwa susu formula yang beredar dan di produksi di negara tersebut tercemar oleh bakteri ini, jumlah sampelnya juga cuma 2 kali lipat aja dari jumlah sampel penelitian di Indonesia (data WHO, lho….), dan dengan asumsi bahwa pengawasan proses produksi susu formula di negara kita tercinta ini sangat lemah…., mulai dari peternakan sapinya sampai pada proses produksi susu itu sendiri (namanya juga manusia) saya kira sudah ada dasar alasan ilmiahnya (comment, dong…..)
riza subianto wrote:
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/27/1/87219
Penelitian Susu dari IPB Belum Valid
Rabu, 27 Februari 2008 – 15:18 wib
Muhammad Hasits – Okezone
JAKARTA – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mempertanyakan jumlah produk susu yang dijadikan sampel penelitian oleh t! im peneliti dari IPB. Perlu penelitian kembali agar hasilnya lebih valid.
“Kalau dilihat kaitannya dengan penelitian yang dilakukan, sebetulnya isu ini sangat memalukan. Karena sampelnya sangat kecil,” ujar Ketua IDI Fachmi Idris kepada okezone di Kantor IDI, Jalan Samratulangi nomor 29, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2008).
Fachmi mempertanyakan publikasi hasil penelitian tersebut. Karena, peneliti IPB Tri Estuningsih dalam penelitiannya menggunakan sampel yang tidak mencakup secara keseluruhan. Selain itu, lanjutnya, secara metodologi juga masih dipertanyakan.
“Secara metodologinya juga masih bisa diperdebatkan,” ujar Fachmi.
Secara keseluruhan Ketua IDI menyayangkan penelitian dari IPB yang ! saat ini meresahkan masyarakat.
IPB dalam penelitiannya menemukan, 22,73 persen susu formula dari 22 sampel, dan 40 persen makanan bayi dari 15 sampel mengandung bakteri Entrobazter Sakazaki.
Bakteri ini sudah diuji coba pada hewan. Hasilnya, bakteri ini mengakibatkan gangguan otak, usus dan limpa. Selain itu pertumbuhan bakteri bisa lebih cepat pada suhu 37-44 derajat celsius dan dapat bertahan hingga suhu 60 derajat celsius. (hri) (fit) http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/27/1/87122
Menkes: Penelitian IPB soal Susu Tidak Netral
Rabu, 27 Februari 2008 – 11:41 wib
Siswanto – Okezone
JAKARTA – Menkes Siti Fadilah Supari menuding penelitian yang dilakukan Institut Pertanian Bogor (IPB) tidak netral. Penelitian menyebutkan terdapat bakteri Enterocabter Sakazakii dalam susu formula yang dijual di pasaran.
“Iya, tidak netral,” kata Menkes menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (27/2/2008).
Menkes mempertanyakan motivasi penelitian ilmiah tersebut dilakukan. Menurutnya dalam melakukan penelitian harus didasari alasan-alasan ilmiah.”Kalau meneliti itu harus ada sesuatu dulu, tapi bukan berarti nunggu orang sakit dulu. Ini maksudnya apa, kenapa yang diperiksa kok Sakazakii saja,” jelasnya.
Menkes mengimbau agar berhati-hati dalam menerima hasil penelitian. Karena penelitian tersebut berskala kecil. “Mustinya hal itu dilaporkan ke dulu Badan Pom, ! kemudian baru dilakukan pemeriksaan pada pihak perusahaan itu,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, Menkes mengaku akan meminta penjelasan IPB terkait penelitian itu. Dia mensinyalir pembiyaan penelitian menggunakan dana asing. “Ya ada sebagian, pokoknya dari asing,” ujarnya.
Dia mengimbau, agar Indonesia tidak usah takut dengan internasional. “Kita tidak usah terlalu takut dengan internasional, takut banget sih. Mbok yo yang masuk akal,” katanya.
Menteri wanita berkacamata ini mengatakan, jika nanti produk susu dalam negeri dibilang jelek semua, maka nanti orang tidak akan beli susu. Padahal tidak ada penyakit di dalamnya. http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/27/1/87282
Pembeli Temukan Susu Berbau Asam & Kekuningan
Rabu, 27 Februari 2008 – 17:46 wib
PEKALONGAN – Keraguan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari kepada IPB, yang meneliti adanya bakteri beracun pada susu formula, rupanya tak sepenuhnya benar. Sebab, seorang warga menemukan susu yang berbau asam dan berwarna kuning.
“Sekarang saya jadi kapok beli susu. Apalagi ada berita susu itu ternyata mengandung bakteri,” kata Marwati, pembeli susu cair kalengan di Pusat Perbelanjaan Sri Ratu Gajah Mada, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (27/2/2008).
Warga Kelurahan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat itu mengatakan, setelah mengonsumsi susu yang dibeli dari Sri Ratu, anaknya langsung muntah-muntah. Padahal ketika dibeli, p! ada wadah tertulis tanggal yang menunjukkan susu belum kadaluarsa. Namun, begitu dituangkan timbul busa dan rasanya asam. Susu putih itu juga warnanya kekuningan.
Merasa dikecewakan, dia mengajukan komplain kepada Sri Ratu. Namun ditolak karena struk pembeliannya hilang. Pihak Sri Ratu Gajah Mada saat coba dikonfirmasi, satpamnya mengatakan bahwa manajernya tidak bisa ditemui karena sedang tidak ada di tempat.
Sementara, Kasi Ekspor Impor dan Pengembangan Perdagangan, Dinas Peridustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Pekalongan, Sumanto, justru mengatakan lain. “Sejauh ini, kabar susu dan makanan bayi mengandung bakteri belum meresahkan warga,” ujarnya. (M Masrukhin Abduh/Sindo/ism) http://news.okezone.co! m/index.php/ReadStory/2008/02/27/1/87170
Menkes ‘Diserang’ Susu & Buku
Rabu, 27 Februari 2008 – 13:32 wib
Siswanto – Okezone
JAKARTA – Dua kasus besar sedang menghinggapi departemen kesehatan yang dipimpin Siti Fadilah Supari. Setelah heboh dengan kasus buku mengenai virus flu burung, kini menteri kesehatan dibelit persoalan susu formula yang katanya beracun.
Namun, menteri ahli jantung ini tetap tenang menanggapi persoalan tersebut. Analisa dia, isu ini sengaja dihembuskan untuk menyerang dirinya. “Ini tampaknya ada orang yang mengembuskan isu yang khusus dibayar untuk menghembuskan itu,” tuding Menkes dengan nada serius di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (27/2/2008).
Menkes menambahkan, kasus yang selama ini mendera Departemen Kesehatan, adalah sebagai efek domino dari serangkaian isu yang sudah diagendakan. “Memang untuk meredam saya. Sehingga yang bagus-bagus tidak muncul,” terang Menkes.
Sekedar diketahui, sebelum isu susu formula beracun beredar,! Departemen Kesehatan melalui Menkes diterpa persoalan penerbitan buku mengenai virus flu burung yang bermasalah. Buku Menkes diminta untuk ditarik dari peredaran karena terdapat kesalahan editing di dalamnya.(ahm) http://web.bisnis.com/senggang/kesehatan/1id45877.html
Selasa, 26/02/2008 15:27 WIB
Peneliti IPB siap serahkan hasil riset ke Badan POM
oleh : Antara
* Cetak
* Kirim ke Teman
* Komentar
BOGOR: Tim peneliti IPB siap menyerahkan hasil riset temuan susu formula dan makanan bayi yang telah terkontaminasi “Enterobacter sakazakii” kepada Departemen Kesehatan (Depkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Kami sangat kooperatif dan siap menyerahkan hasil lengkap penelitian itu. Namun perlu disampaikan bahwa para peneliti ini, umumnya sudah bergelar doktor sehingga proses dan tahapan ilmiah serta metodologi penelitian yang dilakukan sesuai kaidah yang ada,” kata Dr drh I Wayan T Wibawan, MS, salah satu tim peneliti IPB dalam riset itu, Selasa.
Tim peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) mendapatkan temuan bahwa 22,73 persen susu formula (dari 22 sampel) dan 40 persen makanan bayi (dari 15 sampel) yang dipasarkan antara bulan April hingga Juni 2006 telah terkontaminasi “Enterobacter sakazakii”.
Dihubungi ANTARA saat berada d! i Surabaya Jawa Timur, ia memberikan pernyataan itu saat diminta tanggapan atas reaksi Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari, yang mempertanyakan hasil penelitian yang dilakukan IPB tersebut.
Pertanyaan Menkes terkait dengan pendanaan dan motivasi melakukan penelitian itu. Bahkan Menkes mempertanyakan status peneliti yang adalah dokter hewan.
Dikatakan Menkes, pihaknya telah meminta laporan BPOM mengenai penelitian ini. “Penelitian itu signifikan atau tidak. Siapa yang meneliti, caranya bagaimana, pendanaannya bagaimana. Kenapa yang diperiksa susu itu. Apakah perusahaannya hanya sekitar itu,” kata Menkes.
Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Husniah Rubiana Thamrin Akib memastikan semua produk susu formula dan makanan bayi yang saat ini beredar di pasaran tidak tercemar bakteri jahat dan aman dikonsumsi.
“BPOM melakukan pemeriksaan mikrobiologi terhadap sampel produk tersebut sepanjan! g tahun untuk mendeteksi kemungkinan adanya cemaran mikrobiologi, kala u produk yang bersangkutan ternyata bermasalah kita panggil produsennya dan minta mereka memperbaiki produknya,” katanya.
Dana riset Depdiknas
Sebelumnya, Dr drh Sri Estuningsih, jurubicara tim peneliti IPB menyebutkan bahwa sampel makanan dan susu formula yang diteliti berasal dari produk lokal.
Mereka yang tergabung dalam tim penelitian itu adalah staf pengajar Fakultas Kedokteran Hewan IPB, yakni drh Hernomoadi Huminto MVS, Dr drh I Wayan T Wibawan, dan Dr Rochman Naim.
Menurut I Wayan T Wibawan, pada awalnya sebenarnya riset itu mendapatkan tanggapan positif dalam sebuah pertemuan yang diadakan pada tanggal 22 Pebruari 2008, yang mempertemukan wakil IPB, Departemen Pertanian, Depkes dan BPOM, dan kemudian ada kesepakatan untuk membentuk tim gabungan guna menindaklanjuti perkembangan selanjutnya.
Bila kemudian muncul reaksi terbaru dari Menkes, ia sendiri juga heran.
“Mestinya riset semacam ini ditanggapi sebagai masukan unt! uk kemudian bersama-sama mencari solusinya. Kalau tanggapannya soal teknis dan metodologi penelitian, ini menjadi kontra-produktif karena peneliti yang sudah doktor di perguruan tinggi, tidak perlu diajari metodologi penelitian lagi,” katanya.
Dikemukakannya bahwa riset itu pendanaannya berasal dari dana hibah bersaing Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, sehingga jelas tidak mempunyai kepentingan apapun, selain bagi kepentingan ilmu pengetahuan sendiri, yang juga punya kewajiban moral untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat.
“Saya tegaskan, tidak ada kepentingan apapun dari penelitian ini, selain konteks ilmu pengetahuan karena IPB adalah lembaga pendidikan tinggi,” kata I Wayan T Wibawan, yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB itu.
Ia menjelaskan, hasil riset itu juga telah dipaparkan di Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat (LPPM) IPB, yang selama ini menjadi wadah “pengujian” bagi riset-! riset yang dilakukan di hampir semua lingkungan IPB.
Sekali la gi ditegaskannya, agar pihak-pihak yang mempertanyakan riset itu mendapatkan hasil yang utuh, direncanakan pada hari Kamis (28/2) tim peneliti akan menyerahkan laporan lengkap penelitian itu kepada Depkes dan BPOM. (dj)
VIVA VET
Bagaimana tanggapan Rekan-rekan sekalian terhadap pernyataan yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari, mengenai keraguan Beliau terhadap status dokter hewan dari rekan sejawat yang
berasal dari IPB. Pada pemberitaan yang akhir2 ini hangat dibicarakan.”Penelitian itu signifikan atau tidak. Siapa yang meneliti, caranya bagaimana, pendanaannya bagaimana. Kenapa yang diperiksa susu itu. Apakah perusahaannya hanya sekitar itu,” kata Menkes.
Tampaknya saling pengertian antara profesi itu sangat dibutuhkan. Bagaimana kita bisa memahami tugas dan tanggung jawab dari masing-masing profesi, sehingga bisa tumbuh suatu kinerja yang ritmis dan dinamis untuk mencapai keberhasilan yang kita impikan bersama-sama.
Saya selaku dokter hewan merasa prihatin bahwa bangsa Indonesia yang saya cintai mempunyai Menteri Kesehatan yang sama sekali
tidak tercermin dalam perkataan yang keluar dari beliau. Mau dibawa kemana Kesehatan Bangsa Indonesia ini nantinya ?
Dari Bangsa yang sehat, munculah manusia yang pintar, tangguh dan berakhlak baik. BRAVO VETERINER
Assalamualaikum
Viva Veteriner….salam vet
Saudaraku seperjuangan se-Indonesia, sudah sangat banyak proses pematangan dan pendewasaan kita selaku mahasiswa FKH untuk kembali menilik akar permasalahan profesi kita. Drh harusnya lebih arif menanggapi ujian yang terus menyapa perjuangan kita. Masalah terbaru antara lain, kontroversi pernyataan Menkes tentang hasil penelitian drh. IPB mengenai E. sakazaki. Bukan masalah institusi mana yang meneliti, tetapi suatu ilmu yang benar malah dipelintir “hanya” karena yang meneliti adalah seorang dokter hewan. Kita seharusnya tidak boleh emosional dalam menanggapi hal itu. Drh yang cerdas tidak akan hanya memikirkan eksistensi profesinya, namun juga esensi profesinya. Oleh karena itu, sudah waktunya kita galang persamaan pemahaman dan visi dokter hewan ke depannya. Hari ini mahasiswa FKH IPB dan BEM IPB melakukan demo menuntut perbaikan sikap dan permohonan maaf Menkes atas sikapnya. Perbaikan dimulai dari internal profesi dulu. Mari kawanku seperjuangan, pada MUnas dan PHLI tanggal 21-23 Maret di IPB nanti, kita seragamkan visi, buat kebijakan konkret bagi IMAKAHI, dan tentunya kita bangun solidaritas-totalitas dalam perjuangan profesi veteriner tanpa memandang warna dan asal kita….saya sangat yakin profesi dan niat baik kita akan jaya suatu saat nanti karena kebenaran pasti menang….viva vet..assalamualaikum
hmmm, beberapa hari lalu gw nerima kiriman drmilisimakahi yang isinya surat terbuka untuk menkes
trus langsung aja gw copy paste tuh surat ke fs gw,gw sebarin lewat bulboard n gw masukin di profile gw…
ohhh… tanggapannya luar biasa,,, temen2 yang ada list friends gw langsung pada merespon…
yang anak KH langsung pada me re-post tuh bulboard gw dan sambil nambahin comment
seru2 deh
bahkan yang bukan anak KH pun ikut concern ama hal ini
pokok na dokter hewan ama calon dokter hewan harus bersatu….
Selamat atas terpilihnya Sdr. Catur (FKH UNAIR) sebagai Ketua Umum PB IMAKAHI 2008-2010 dan Sdr. Andi Yekti (FKH IPB) sebagai Sekretaris Jenderal PB IMAKAHI 2008-2010. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik. Masa depan IMAKAHI ada dikomitmen dan konsistensi rekan2 dalam memperjuangkan kepentingan profesi. Selamat bertugas kepada pengurus PB IMAKAHI 2008-2010. Good luck!
Selamat atas terselenggaranya munas IMAKAHI XI dengan lancar dan sukses. Saya juga mengucapkan selamat kepada panitia munas dan terima kasih atas kerja kerasnya dan pengorbanan waktu, dana, pemikiran dan tenaga. Semoga ini semua akan menjadi pengalaman berharga bagi rekan2 panitia munas.
Saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan para delegasi dari UNSYIAH, IPB, UGM, UNAIR, UWKS, UDAYANA, UNTB sehingga acara munas dapat berjalan dengan lancar.
Congratulations!
Rekan-rekan IMAKAHI tidak terasa MUNAS sudah berlalu satu minggu. Masih banyak hal yang perlu kita persiapkan untuk dua tahun kedepan. Masukan ide-ide “brilian” dari rekan-rekan semua sangat kita perlukan.
Pesan buat rekan-rekan IMAKAHI dimanapun berada:
1. Banggalah dengan profesi kita. Mulailah ciptakan kebanggaan pada diri sendiri dan keluarga kita sendiri, tunjukkan bahwa dokter hewan adalah profesi yang sangat mulia dan sangat membanggakan.
2. Carilah sebanyak mungkin informasi dan pengetahuan tentang profesi kita. Mulai dari 33 bidang dokter hewan sampai istilah “safe from farm to the table”.
Kita bangun bangsa ini dari hal kecil, dari diri sendiri dan mulailah dari sekarang.
Salam cinta untuk perjuangan
Hidup MAHASISWA!!
VIVA VETERINER!!
Berkaitan dengan World Veterinary Day apa saja yang akan dilakukan oleh IMAKAHI?
Kalau saya boleh usul bagaimana kalau kita mengadakan kegiatan bersama (PDHI, IMAKAHI, CIVAS) dalam perayaan tersebut?
Mohon tanggapan dan balasannya yah. Thanks before.
MEMELIHARA KOMITMEN DAN KONSISTENSI DALAM PERJUANGAN PROFESI MELALUI PENGUATAN SILATURAHMI
Salut buat pengurus IMAKAHI…semoga komitmen dan konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan profesi selalu ada dalam diri kita….semoga harapan akan terbentuknya sistem ke-veteriner-an yang tangguh segera tercipta……rekan2 seperjuangan, kita harus tetap yakin bahwa kedepan akan ada perubahan..perubahan yang positif bagi profesi kita….semoga kita semua merupakan inisiator dalam perubahan tersebut…Amin..Keep spirit!
Kita yang di IMAKAHI merupakan sebuah keluarga…keluarga yang terhimpun karena memiliki tujuan yang sama dalam upaya menata sistem ke-veteriner-an di negera ini menjadi lebih baik…
Akan sangat indah jika 5 thn..10 thn…15 thn..20 thn…atau puluhan tahun kedepan dari masing2 kita masih dekat (kenal)…..untuk itu alangkah lebih baik jika kita tetap menjaga silaturahmi diantara kita…..
Saya mengusulkan kalau di web ini ada kolom khusus untuk setiap kepengurusan IMAKAHI (lengkap dengan biodata dan foto). Bagaimana rekan2??????
Kalau memang memungkinkan dikolom tersebut bukan hanya pengurus saja tetapi juga rekan2 lain yang tidak menjadi pengurus……… Mohon tanggapan dari rekan2 PB IMAKAHI dan yang lainnya?????
Viva Vets!
Kind regards,
drh. Agus Jaelani (AJ)
Sekretaris Jenderal IMAKAHI 2004-2006
Ketua Dewan Penasehat IMAKAHI 2006-2008
Dear All Friends,
Mari kita belajar bersama dari hal ini.
Semoga bermanfaat.
drh. AJ
SELAMAT PAGI!
> Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
> Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan itu. Tetapi, tetaplah berbuat baik selalu.
> Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman-teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
> Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka setiap saat.
> Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
> Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.
> Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
> Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki dan
itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.
> Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau
dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu. .
Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada rekan2 UNAIR, UGM dan mungkin rekan2 dari universitas lainnya yang telah dan sedang mempersiapkan kegiatan dalam perayaan hari vet dunia.
Kemarin saya sempat diskusi dengan Dr. Wiwiek (Ketua Umum PB PDHI) mengenai celebration of world vet day, saya sempat sampaikan rencana aksi damai sekaligus mempromosikan profesi drh di hari tersebut. Bu Wiwiek sangat mendukung kegiatan tersebut dan berharap kegiatan ini bisa kolaborasi antara PDHI, IMAKAHI, dan CIVAS serta semua komponen yang peduli dengan kepentingan profesi. Rencananya kegiatan aksi damai tidak saja diikuti oleh mahasiswa tetapi juga para senior drh dan ini tentu menjadi momen yang menarik. Saya juga sempat diskusi dengan ketua cabang PDHI Jakarta dan Jabar 2, beliau2 mendukung kegiatan ini. Rencananya kegiatan ini akan diadakan pada hari Sabtu, 26 April 2008 di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Saya sangat berharap partisipasi rekan2 dari masing2 universitas untuk hadir dan terlibat dalam kegiatan ini. Saya sangat berharap ini bisa menjadi gerakan moral profesi kita……… Sampai saat ini saya masih berkoordinasi dengan bu Wiwiek dan yang lainnya perihal setting kegiatan tersebut.
NEW YORK – Ada-ada saja ulah warga New York untuk melindungi binatang peliharaannya. Kali ini seekor bebek peliharaan bernama Circles mendapatkan keistimewaan setelah memperoleh perlindungan berdasarkan keputusan pengadilan setempat.
Putusan aneh ini dikeluarkan Pengadilan Negara Bagian Suffolk, New York, Amerika Serikat (AS), untuk melindungi bebek itu agar tetap aman setelah mengalami luka tembak oleh seorang tetangga dekat rumah tuannya.
Jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan setempat menyatakan, awalnya Circles yang sedang berjalan-jalan di halaman belakang rumah tuannya di Long Island mendapatkan luka di leher akibat tembakan.
Bebek putih berparuh kuning itu kemudian dirawat dokter hewan sehingga bertahan hidup. Putusan pengadilan menyebutkan, orang yang menembak menghadapi tuntutan kekejaman terhadap binatang.
“Ini kasus pertama kali yang pernah saya ketahui di wilayah ini, ada seekor bebek mendapatkan perlindungan khusus layaknya seorang pejabat penting,” ujar JPU Michelle Auletta.
Kepada rekan2 seperjuangan imakahi……
Semoga rekan2 semua selalu diberikan kesehatan dan naungan kesuksesan…………….
Sedikit saya mengajak untuk diskusi kecil mengenai suatu hal. Mudah2an ini ada manfaatnya.
Viva Veteriner!
Slogan/kalimat ini sering saya dengar dan lihat……..sejauh pemahaman saya slogan/kalimat ini digunakan untuk memacu semangat rekan2 (mhsw/drh/profesi vet).
Sedikit saya mau sharing mengenai penggunaan kalimat ini. Mohon koreksinya juga yach kalau salah.
Viva (berasal dari bahasa itali) yang artinya long live; hidup (dukungan/supporting), sementara Veteriner menurut kamus bahasa indonesia berarti sesuatu yang berhubungan dengan penyakit hewan.
Jadi kalau kita menyebut kalimat viva veteriner berarti “hidup bagi sesuatu yang berhubungan dengan penyakit hewan” padahal sepengetahuan saya kita ingin slogan tersebut bermakna “hidup profesi vet/drh”.
Kalau memang pemahaman saya benar maka alangkah lebih baik kalau kita mengganti “viva veteriner” menjadi “viva veterinarian” atau bisa juga kita menggunakan “viva vets”.
Veterinarian dalam bhs inggris berarti drh/profesi vet.
Bagaimana? Ada yang mau menanggapi?? Terima kasih.
Kami Ikatan Mahasiswa Teknik Pertanian Indonesia (IMATETANI) ingin sekali bekerjasama dengan INTAKINDO terkait program-program ke depan. Kami beralamat di Gedung Fakultas Teknologi Pertanian IPB Lantai 1 sekretariat bersama HIMATETA IPB. fax 0251 627936, telp 0251 625 910, CP Ketua : Fikri Alhaq Fachryana 085691927676. website kami http://www.imatetani.org atau email imatetani_jaya@yahoo.com dan milist imatetani_2006@yahoogroups.com
alhamdulillah baik..baru 3 minggu masuk,jd blm bnyk yg dilakukan.
kmrn dr pc ipb sndiri mngadakan kuliah umum ttg rabies n aksi simpatik di tugu kujang dlm rangka WRD. respon masyarakat alhamdulillah baik.
meskipun diguyur hujan saat membagi-bagikan leaflet, para imakahi’ers ttp smangat!!sampe2 besoknya saya pilek+demam,,haha..
imakahi merupakan tonggak perjuangan profesi veteriner. dialah yang berperan sebagai penggerak sumberdaya para pejuang veteriner yang siap mempertahankan idealismenya. kita tentunya tidak akan rela jika profesi ini disepelekan, dianggap tidak penting, atau hanya sebagai pelengkap suatu instansi yang seolah-olah tidak mempunyai peran penting. memang semuanya harus bekerjasama dan berintegrasi secara merata, namun bukan berarti profesi ini selalu mendapat prioritas kesekian oleh pemerintah. ayo kawan, mari kita tingkatkan profesionalitas kita! tunjukkan kalau kita semua adalah insan yang mempunyai peranan yang penting dalam menjaga tatanan kehidupan makhluk hidup (manusai dan hewan) di muka bumi ini…..
imakahi merupakan tonggak perjuangan profesi veteriner. dialah yang berperan sebagai penggerak sumberdaya para pejuang veteriner yang siap mempertahankan idealismenya. kita tentunya tidak akan rela jika profesi ini disepelekan, dianggap tidak penting, atau hanya sebagai pelengkap suatu instansi yang seolah-olah tidak mempunyai peran penting. memang semuanya harus bekerjasama dan berintegrasi secara merata, namun bukan berarti profesi ini selalu mendapat prioritas kesekian oleh pemerintah. ayo kawan, mari kita tingkatkan profesionalitas kita! tunjukkan kalau kita semua adalah insan yang mempunyai peranan yang penting dalam menjaga tatanan kehidupan makhluk hidup (manusai dan hewan) di muka bumi ini….. viva veteriner!!!
SIARAN PERS
No.004/EX/BEM/FKH/USK/2008
BEM FKH Unsyiah dan Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI) Mengadakan Pengabdian Masyarakat Nasional 2008
Mahasiswa kedokteran hewan Indonesia merupakan generasi penerus bangsa dimasa yang akan datang, khususnya sebagai generasi dalam pembangunan dunia kedokteran hewan (veteriner) Indonesia. Peran dan kiprahnya dalam memajukan kedokteran hewan merupakan upaya yang cukup penting sebagai wujud kepeduliannya terhadap profesi dan sebagai upaya dalam pembelajaran dini. Kegiatan yang mampu dilaksanakan tentunya tidak terlepas dari nilai luhur Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala sebagai bagian dari lembaga pendidikan tinggi juga tidak lepas dari tugas tersebut sehingga dirasa perlu upaya peningkatan, pembinaan dan pengembangannya dalam kerangka pendidikan nasional. Demikian halnya dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan sebagai lembaga non-struktural dalam struktur kelembagaan Universitas Unsyiah Juga turut bertanggung jawab atas tugas tersebut yang kemudian berusaha diwujudkan dalam suatu kegiatan Pengabdian Masyarakat nasional 2008. Hal lain yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah perlu turut sertanya mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan dalam proses pembangunan nasional khususnya dalam mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti kuliah.
Dalam upaya ikut mewujudkan tujuan dari pendidikan nasional, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan ilmu pengetahuan yang bersifat disipliner dan aktual intrakurikuler dalam kampus. Mahasiswa juga perlu dibekali pengetahuan yang besifat ekstrakurikuler baik yang berada dalam lingkungan kampus maupun di luar lingkungan kampus, terutama pengetahuan yang dapat menunjang profesi Kedokteran Hewan. Dengan semangat tersebut, kami dari BEM FKH UNSYIAH bekerjasama DENGAN PMI NAD, AMERICAN RED CROSS,PEMDA A.Barat, Dinas Pertanian dan Peternakan A.Barat, IMAKAHI yang beranggotakan Fakultas Kedokteran Hewan Se Indonesia yaitu: FKH UGM, FKH IPB, FKH UDAYANA,FKH UNSYIAH,FKH UNAIR, menggelar kegiatan pengabdian masyarakat Nasional 2008 (PENGMASNAS 2008) di Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat, Meliputi tiga desa : Desa tumpok ladang, Desa alue tampak, Desa meunasah rayeuk dari tanggal 25-28 desember 2008. Pada kegiatan pengabdian yang sedang berlangsung hanya empat program yang sudah berhasil dilaksanakan yaitu penyuluhan flu burung, biosecurity (penyemprotan), pengobatan, vaksinasi SE dan ND.
Meulaboh, 28 Desember 2008
walau telat,ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya charles jhonson sebagai ketua cabang IMAKAHI IPB 2008-2009!
semoga dapat menjalankan amanahnya dengan baik.
tak lupa selamat atas lancarnya acra pengmasnas di aceh,mhn maaf jika kami dr fkh yg lain (khususnya PB) belum bs ikt serta…
Salam rofesi…!!!!
Smg blm terlambat….
Selamat bekerja untuk sdr qta charles jhonson sebagai ketua cabang IMAKAHI IPB 2008-2009!
smg dalam setiap kesempatan adalah waktu untuk mengukir prestasi dalam menjalankan amanah profesi ini.
Untuk semua…..
Viva veteriner !!!!
Keadaan Palestina terus mencekam, kawan. Bukan hanya hewan yang dibasmi oleh orang-orang israel, tapi semua manusia yang tak bersalah pun tak luput dari serangan israel yang biadab.
Ayo kawan, jangan sampai kita tidak memikirkan saudara kita di sana yang menjadi korban penyerangan israel terhadap palestina. ini sudah merupakan bentuk penjajahan yang dilakukan oleh israel untuk menaklukkan palestina dengan dalih penyerangan terhadap Hamas yang notabenenya adalah rakyat Palestina juga. Padahal negara kita sudah sejak lama tidak stuju dengan adanya penjajahan di atas dunia.
Lakukan apa yang bisa kalian lakukan, bisa dengan bantuan dana atau dengan sekedar untaian do’a untuk mereka.
Duka yang mereka alami, sangatlah luar biasa. Berikanlah simpatimu teman…
selamat beramal, semoga usaha yang telah kita perbuat bisa bermanfaat….
Viva Veteriner…!!!
Muker IMAKAHI Cabang FKH IPB, alhamdulillah telah
berjalan dengan lancar. acara yang dimulai sejak pukul 8.30 ini telah menghadirkan pembina IMAKAHI Cabang FKH IPB, Bapak Bambang Pontjo, mantan Ketua PB IMAKAHI, mas Bery, mantan ketua IMAKAHI Cabang, Mba’ Candra, BEM, DPM, DKM An-Nahl, dan Himpro-himpro yang ada di FKH IPB, serta pengurus IMAKAHI Cabang FKH IPB periode 2008-2009.
acara dimulai dengan pengarahan dari Bapak pontjo, pelantikan pengurus IMAKAHI Cabang FKH IPB yang baru, dan pembahasan proker setiap bidang, serta sedikit nasihat dari Mas Bery dan Mba’ Candra..
acara selesai tepat pukul 15.00
dan semoga ini bisa dijadikan sebagai langkah awal perjuangan teman-teman IMAKAHI Cabang FKH IPB setahun ke depan.
semangat!
semoga sukses….
Gmn kabar teman-teman FKH yang lain?
Selamat atas terselenggranya Mukercab IMAKAHI IPB
semoga apa yang telah diawali dengan baik akan berjalan dengan baik n terselesaikan dengan baik pula;-)
Semoga semangat yang sama bisa ditularkan ke IMAKAHIers dimanapun berada….
pjs?
pjs!
pjs?*$#
apa sih pjs tuh?
penanggung jawab sementara
bolehkah dipikir lebih lanjut apakah pjs merupakan proses kaderisasi yang baik???
tolong dilihat dan dibaca sekali lagi di AD/ART IMAKAHI yang telah kita susun bersama di MUNAS X yang kita adakan di FKH Universitas Airlangga kemarin yang bahkan sudah kita setujui bersama bukan??
adakah aturan tentang pjs disana??
hanya kita-IMAKAHIers- yang bisa menjawab
semoga idealisme kita tentang IMAKAHI dan profesi dokter hewan tidak harus luntur hanya karena 3 huruf bernama ‘PJS’
haruskah ‘PJS’ menjadi tradisi di IMAKAHI sendiri???
jangan2 nanti akan terus kita bawa sampai kita duduk di PDHI nantinya
thanks anyway
Best Regards,
-IMAKAHIers-
Saatnya Bicara…
PJS…???
Bukan jalan untuk lari dari tanggung jawab apapun alasannya…
Ketika kita berani katakan “YA” untuk suatu tanggung jawab di hadapan kita…tentunya sudah dengan pemikiran yang amat sangat teramat dalam bukan ???… dengan banyak pertimbangan bukan???
Ataukah ketika kita tampil dengan mengatakan “YA” I’ll Receive it n I’ll do it !!!
Apakah hanya sekedar “Lip Service Saja ?????”… “YA” atau “TIDAK” hanya IMAKAHIers yang tau jawabannya…
Mari sejenak berpikir jernih..sejernih-jernihnya… apakah tanggung jawab bisa dengan mudah dilimpahkan kepada orang lain???
Apakah Pejuang Profesi seperti itu???
Camkan n renungkan dalam hati !!!
Apa yang bisa kita berikan untuk kader-kader muda kita ???
Apa yang bisa kita transfer untuk mereka ???
PJS kah ???
Hanya IMAKAHIers yang tau jawabannya….
3 huruf… ya hanya 3 huruf…
meski nampaknya simple dan sederhana…
tapi apakah 3 huruf adalah option terakhir bagi perjuangan kita ???
Sobat…Saudara…Pejuang…
semudah itukah ???
apakah ini bagian dari perjuangan kita???
bagian dari profesi kita ???
haruskah ‘PJS’ menjadi tradisi di IMAKAHI ???
jangan2 nanti akan terus kita bawa sampai kita duduk di PDHI nantinya
jangan jadikan PJS sebagai tradisi di IMAKAHI !!!
Komitmen…
Integritas…
Konsisten…
Kesetiaan…
Responsibility….
Loyalitas…
Totalitas…
Itulah yang dibutuhkan… tidak hanya di awal namun hingga akhir… Selesaikan dengan sebaik-baiknya apa yang menjadi tanggung jawab kita bersama…bukan untuk diri kita..bukan untuk kepentingan kita..bukan untuk popularitas kita…bukan untuk kesenangan kita…tapi…Untuk Profesi kita..Profesi VETERINER…
jangan biarkan idealisme kita luntur dengan 3 huruf… “PJS”…!!!!
Setialah dalam perkara kecil…maka engkau akan dipercayakan perkara-perkara yang jauh lebih besar..
ini merupakan awal bagaimana kita berproses …
belajar untuk menunaikan kewajiban dengan sungguh-sungguh…penuh keikhlasan dan tanggung jawab…
untuk siapa ???
IMAKAHIers…Engkau tau jawabannya…
Jangan biarkan idealisme mu kendor n luntur hanya dengan 3 huruf….ya 3 huruf…
Sedih…
Ironisnya itu yang terjadi saat ini…
Why ???
Kenapa ???
Haruskah seperti itu ???
tidak adakah jalan lain…
Ayo selesaikan dengan sebaik-baiknya…hingga tuntas…
Agar generasi kita…kader-kader kita…penerus kita…memperoleh hal terbaik yang dapat kita lakukan selama kita berproses disini…
Agar ada sesuatu yang baik…yang terbaik…yang dapat mereka terima sebagai warisan dari yang terdahulu…
Sahabat..Saudara…Pejuangku…
Janganlah idealisme mu kendor dan akhirnya luntur dengan 3 huruf….
ayo capailah GARIS FINISH !!!
disana tersedia mahkota kemenangan bagimu Pejuang !!!!
apakah akan engkau lepaskan begitu saja ???
apakan engkau biarkan berlalu begitu saja jerih payahmu selama ini ???
Selesaikan Sahabatku…Selesaikan Saudaraku…Selesaikan Pejuangku…
Lelahkah engkau…???
Letihkah kau rasakan ???
Jenuhkah pikiranmu ???
Penatkah hatimu ???
Sesakkah dadamu ???
Tak sanggupkah engkau bertahan ???
Ayo teruskan !!!
Capai GARIS FINISH !!!
Terimalah Mahkota Kemenanganmu
Sahabat..Saudara..Pejuangku…
Jangan berhenti sampai disini…
Sedikit lagi kawan…
SEMOGA HATI KITA SEMULIA HATI PARA PAHLAWAN
SEGIGIH PERJUANGAN PARA PAHLAWAN
SEHARUM NAMA PAHLAWAN KEMERDEKAAN….
Walau letih menggerogoti hati dan pikiran..
Walau penat dan sesak memenuhi dada…
Walau peluh dan tangis menemani langkah Perjuangan ini..
Ingatlah Sahabat…Saudara…Pejuang…
Kita tidak Sendiri…We are not alone…!!!!!!!
Selalu ada kekuatan bagi yang lemah…
Selalu ada penghiburan bagi yang sedih…
Selalu ada tempat untuk bersandar bagi yang letih…
Selalu ada TUHAN yang menjadi sandaran hati n pikiranmu….
Meskipun sekelilingmu meninggalkanmu…
You are not alone…
Be strong…Go A Head…
Do ur best…
Keep Fighting till the end …
Selesaikan !!!
Selesaikan !!!
Selesaikan !!!
Thanks 4 read this….
Best Regards
IMAKAHIers
Salam perjuangan……..
PJS……Penanggung jawab sementara….ataukah Pemegang Jabatan Sementara….
Kata-kata yang asing…………….
Mirip istilah yang dipakai bila pak camat tersandung kasus korupsi yang diPJSkan ya……..
Atau Bu Bupati sedang cuti melahirkan….
Ataukah memang di IMAKAHI, sedang terjadi hal serupa….???????????/
sangat disesalkan saat menunaikan tanggung jawab, berhenti ditengah jalan……….
Itukah karakter calon pemimpin masa depan bangsa kita???????
Begitu mudahnya melepas amanah….
Para pimpinan hasil munas imakahi X…….
bisa jadi saat ini, para delegasi Munas IMakahi X di Surabaya dahulu…sangat kecewa dengan saudara…..
masih ingatkah dengan sumpah yang diucapkan dulu…..
Badan Pengawas Imakahi…………..
Dimana peranmu……..
Sedang tidurkah dikau……
Masihkah AD/ART ditanganmu….
Buka kembali lembaran-lembaran putih itu….
Jangan hanya dijadikan alas tidur…………………
Mana peluit yang kami berikan dulu…….
Jangan canggung….jangan ragu untuk menggunakannya……
YTH. Rekan2 IMAKAHI’ers semua (khususnya rekan2 FKH Unair),
Terima kasih atas kritik dan komentarnya terhadap istilah penunjukan PJS. saya selaku Ketua umum IMAKAHI sangat memahami dan mengerti betul mengapa kemudian rekan2 mengkritik hal tersebut.
Sebagai komitmen, demi kemajuan kita, demi perjuangan profesi … kritik, saran dan masukan rekan2 semua akan kami tampung dan tentunya akan kita diskusikan.
Jika memang perlu tidak ada PJS, maka secara tanggung jawab SAYA BERSEDIA untuk me-reset ulang. tentunya dengan masukan dan saran dari kita semua…
Sebagai bentuk komitmen IMAKAHI’ers semua, mohon kepada pengurus (baik PB maupun PC) dan BPI mohon dapat Wajib hadir RAPAT CHATTING NASIONAL , pada;
Hari : Sabtu , 8 Desember 2007
Pukul: 07.00 WIB – selesai (malam minggu)
Via Yahoo Massanger !!!
Info lebih lengkap- hub saudara Gunawan (Joe).
Salam,
Viva Vets!
YTH. Rekan2 IMAKAHI’ers semua (khususnya rekan2 FKH Unair),
Terima kasih atas kritik dan komentarnya terhadap istilah penunjukan PJS. saya selaku Ketua umum IMAKAHI sangat memahami dan mengerti betul mengapa kemudian rekan2 mengkritik hal tersebut.
Sebagai komitmen, demi kemajuan kita, demi perjuangan profesi … kritik, saran dan masukan rekan2 semua akan kami tampung dan tentunya akan kita diskusikan.
Jika memang perlu tidak ada PJS, maka secara tanggung jawab SAYA BERSEDIA untuk me-reset ulang. tentunya dengan masukan dan saran dari kita semua…
Sebagai bentuk komitmen IMAKAHI’ers semua, mohon kepada pengurus (baik PB maupun PC) dan BPI mohon dapat Wajib hadir RAPAT CHATTING NASIONAL , pada;
Hari : Sabtu , 8 Desember 2007
Pukul: 19.00 WIB – selesai (malam minggu)
Via Yahoo Massanger !!!
Info lebih lengkap- hub saudara Gunawan (Joe).
Salam,
Viva Vets!
Alhamdulillah……
Akhirnya pada tanggal 04 Januari 2008 kemarin, IMAKAHI Cabang FKH IPB telah melaksanakan MUSCAB dengan lancar.
Dan telah terpilih Ketua IMAKAHI Cabang FKH IPB periode 2007-2008 dengan musyawarah mufakat yaitu
JANTO DWI HARIYADI
Semoga dapat melaksanakan amanah yang diberikan dengan baik dan mampu membawa IMAKAHI dalam kemajuan-kemajuan yang positif…………..
SEMANGAT!!!HIDUP MAHASISWA!!!!
VIVA VETERINER…..!!!
Kami segenap PB IMAKAHI mengucapkan selamat bertugas kepada sdr.Ali Yatmiko selaku ketua panitia pelaksana MUNAS IMAKAHI XI dan PHLI IMAKAHI XXV di FKH IPB Bogor.
viva vets!!!
haluuu
gmn kabar smuanya
how about MUNAS IMAKAHI XI
any news????
keep spirit on y
warm regards,
ayu_unair
Dear All IMAKAHI’ers,
Sebelumnya saya ucapkan selamat bertugas kepada panitia Munas IMAKAHI. Semoga dapat menjalankan tugasnya dengan optimal dan tentunya akan banyak pelajaran yang didapatkan (yang tidak semua orang mendapatkannya). Jadi sebagai panitia Munas IMAKAHI harus merasa beruntung karena diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru yang sebelumnya tidak diperoleh. So, keep spirit n fighting! Berikan yang terbaik dan yang perlu dipahami adalah setiap kesulitan yang
rekan2 hadapi PASTI disesuaikan dengan KEMAMPUAN/KAPABILITAS rekan2….. Good luck n do the best!
Maaf juga saya baru bisa mengikuti lagi perkembangan IMAKAHI. Setelah saya membaca komentar2 yang ada, saya merasa senang bahwa di komunitas IMAKAHI sudah terjalin hubungan kekeluargaan yang bagus. hal ini terlihat dari sikap rekan2 yang peduli dan mengingatkan tanggung jawab dari masing2 komponen di IMAKAHI (pejabat IMAKAHI-red). Sesuatu yang pasti akan memberikan kedewasaan bagi rekan2 semua.
Dalam berorganisasi tentu tidak mudah, tetapi biasanya orang yang sukses berorganisasi maka sukses juga dalam karir di kehidupannya (walaupun tidak selalu). Kesuksesan kita dalam berorganisasi tidak selalu ditentukan dengan hasil yang kita peroleh tetapi lebih ditentukan sikap kita terhadap komponen organisasi dan upaya kita untuk memajukan organisasi tersebut. Setiap organisasi sangat ditentukan oleh komitmen dan konsistensi dalam memajukan organisasi tersebut. Kedua komponen tersebut akan lebih sempurna jika dibingkai oleh semangat kebersamaan.
Tetaplah memperjuangkan kepentingan profesi melalui IMAKAHI.
SANGAT SEDIKIT ORANG/MAHASISWA YANG MENDAPATKAN KESEMPATAN UNTUK MEMPERJUANGKAN KEPENTINGAN PROFESINYA MELALUI IMAKAHI. JADI OPTIMALKAN KESEMPATAN YANG ADA DAN YAKINLAH BAHWA YANG KITA PERBUAT HARI INI PASTI AKAN MENDAPATKAN HASIL DIKEMUDIAN HARI.
Kind regards,
AJ
Dewan Penasehat IMAKAHI
Terima kasih banyak Bos..
semoga ini akan menjadi pemicu dan semangat rekan2, terutama rekan2 muda dalam menjalankan estafet perjuangan profesi melalui IMAKAHI..
salam perjuangan dokter hewan !
Dear All Friends,
Berikut saya kirim hymne dan mars IMAKAHI (ISMAKAHI). semoga bermanfaat
HYMNE IMAKAHI (ISMAKAHI)
4/4 C = 1 Lagu : Suharyono
Con Expresionisme Syair : Endang P
Kami putra putri dalam wadah Imakahi
Melaksanakan tugas tuk nusa dan bangsa Indonesia
Cita-cita Tri Dharma memadu tugas mulia
Padamu negeri kami berkarya berjuang mencapai sita
Imakahi kmi tetaplah jaya bersama kami mengabdi
Kami mengabdi putra putrid Imakahi
Membangun bangsa Indonesia adil makmur sentosa
Kerahkan kemampuan tunaikan bkti pertiwi
Melaksanakan cita bangsa menjunjung tugas nan mulia
Bersatu padu berkarya Imakahi tetap jaya
MARS IMAKAHI (ISMAKAHI)
4/4
Do : 4 Lagu : Y.V. Agung Riono
Tempo di Marcia Syair : Y.V. Agung Riono
Imakahi engkau putra bangsa Indonesi jaya
Jiwa luhur cinta sesame kita bangun bersama
Imakahi mulia jaya bersatu kita bersama
Imakahi mulia jaya berkarya selamanya
Mengabdikan diri sepenuhnya dengan jiwa seksama mulya
Adil makmur bersama tujuan amal bakti kita
Dear All Friends,
Berikut saya kirim tentang opini dan pemberitaan tentang bakteri E. sakazakii pada susu formula bayi yang sedang menjadi perdebatan antara IPB (dalam hal ini peneliti yang berasal dari FKH IPB) dengan menteri kesehatan
Dear rekans,
Di bawah ini adalah bukti pendahuluan kontaminasi Enterobacter sakazakii pada susu formula bayi di indonesia. Ini adalah hasil penelitian yang sudah dipublikasi di jurnal internasional tentang food safety yaitu Journal of Food Protection. Pada penelitian yang dipresentasikan di IPB itu tentu saja memakai sampel baru, dan didapat hasil yang sama yaitu tetap adanya kontaminasi pada susu bayi di Indonesia, dan juga kemungkinan implikasinya pada kesehatan manusia dengan mengadakan studi eksperimental pada tikus neonatus. Jika ada yang berminat bisa mencari dan membaca full papernya. Bagaimanapun tidak dapat disanggah lagi bahwa peneliti sudah melakukan metode penelitian yang benar dan dibuktikan dengan publikasi internasional yang tentu saja sudah melewati review. Dasar Menteri Kesehatan asal cablak, kalau dipermasalahkan dari sisi metode ilmiah sih sama sekali ga beralasan, IDI juga begitu memberikan statement tanpa mel! ihat bukti ilmiah yang ada. hahahahaha payah..payah. Masih banyak kok artikel ilmiah lain yang membuktikan tentang bakteri ini pada susu bayi dan laporan kasus infeksi bakteri ini pada bayi di seluruh dunia.
Bukti lain adalah keterlibatan peneliti Indonesia dalam meeting FAO dan WHO yang membahas resiko Enterobacter sakazakii pada kesehatan manusia di Malaysia (FAO/WHO regional conference on food safety for Asia and the Pacific 2004) dan Roma, Italia (FAO meeting report on Enterobacter sakazakii and Salmonella in powdered infant formula 2006) yang dihadiri oleh satu-satunya wakil indonesia yaitu Dr. drh. Sri Estuningsih sendiri. Saya attach juga copy pdfnya deh.
Hasil meeting WHO tersebut bisa dilihat di :
http://www.fao.org/docrep/008/y5557e/y5557e12.htm
http://www.tmklegal.com/CM/HotTopics/FAO-WHO_Report_E_sakakazii_and_Salmonella_in_PIF.pdf
J Food Prot. 2006 Dec;69(12):3013-7
Enterobacteriaceae in dehydrated powdered infant formula manufactured in Indonesia and Malaysia.
Estuningsih S, Kress C, Hassan AA, Akineden O, Schneider E, Usleber E.
Faculty of Veterinary Medicine, Bogor Agricultural University, Jalan Agatis Kampus IPB Darmaga, 16680 Bogor, Indonesia.
To determine the occurrence of Salmonella and Shigella in infant formula from Southeast Asia, 74 packages of dehydrated powdered infant follow-on formula (recommended age, > 4 months) from five different manufacturers, four from Indonesia and one from Malaysia, were analyzed. None of the 25-g test portions yielded Salmonella or Shigella. However, further identification of colonies growing on selective media used for Salmonella and Shigella detection revealed the frequent occurrence of several other Enterobacteriaceae species. A total of 35 samples (47%) were positive for Enterobacteriaceae. Ten samples (13.5%) from two Indonesian manufacturers yielded Enterobacter sakazakii. Other Enterobacteriaceae isolated included Pantoea spp. (n = 12), Escherichia hermanii (n = 10), Enterobacter cloacae (n = 8), Klebsiella pneumoniae subsp. pneumoniae (n = 3), Citrobacter spp. (n = 2), Serratia spp. (n = 2), and Escherichia coli (n = 2). To o! ur knowledge, this is the first report to describe the contamination of dehydrated powdered infant formula from Indonesia with E. sakazakii and several other Enterobacteriaceae that could be opportunistic pathogens. Improper preparation and conservation of these products could result in a health risk for infants in Indonesia.
Mudah-mudahan rekan-rekan semua bisa tahu fakta yang sebenarnya. Bila ada yang ditanyakan silahkan kontak saya kapan saja
Salam, Viva profesi Veteriner
Tito
Osaka
—– Original Message —–
From: zulfi arsan
To: veterinaryforum_update@yahoogroups.com
Date: 2008-02-27 23:54:48
Subject: Re: [veterinaryforum_update] IPB, IDI, MENKES Dan SUSU
Kenapa jumlah sampelnya yang dipertanyakan? Toh buktinya ada produk susu yang tercemar dan mengancam jiwa orang lain. Mungkin bisa dituntut dengan Pasal dalam KUHP-kah Produsen dan Pengatur Regulasinya?
Trus, kok kenapa ketua IDI yang komentar? Kan kalo penelitian itu bisa dilakukan selain dari orang yang berprofesi medis (bukan cuma oleh profesional saja). Apakah ini mau dibawa ke perseteruan antar Profesi Medis? Awas, hati-hati jangan mau terjebak disini, cuma buang-buang waktu, tenaga dan pikiran….hasilnya cuma dosa jadi nambah.
zulfi
Menkes mempertanyakan motivasi penelitian ilmiah tersebut dilakukan. Menurutnya dalam melakukan penelitian harus didasari alasan-alasan ilmiah.”Kalau meneliti itu harus ada sesuatu dulu, tapi bukan ber! arti nu! nggu orang sakit dulu. Ini maksudnya apa, kenapa yang diperiksa kok Sakazakii saja,” jelasnya.
Bu Mentri ini kok begitu yah? Sudah ada bukti hasil penelitian di negara yang lebih maju dari kita (akui aja…) bahwa susu formula yang beredar dan di produksi di negara tersebut tercemar oleh bakteri ini, jumlah sampelnya juga cuma 2 kali lipat aja dari jumlah sampel penelitian di Indonesia (data WHO, lho….), dan dengan asumsi bahwa pengawasan proses produksi susu formula di negara kita tercinta ini sangat lemah…., mulai dari peternakan sapinya sampai pada proses produksi susu itu sendiri (namanya juga manusia) saya kira sudah ada dasar alasan ilmiahnya (comment, dong…..)
riza subianto wrote:
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/27/1/87219
Penelitian Susu dari IPB Belum Valid
Rabu, 27 Februari 2008 – 15:18 wib
Muhammad Hasits – Okezone
JAKARTA – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mempertanyakan jumlah produk susu yang dijadikan sampel penelitian oleh t! im peneliti dari IPB. Perlu penelitian kembali agar hasilnya lebih valid.
“Kalau dilihat kaitannya dengan penelitian yang dilakukan, sebetulnya isu ini sangat memalukan. Karena sampelnya sangat kecil,” ujar Ketua IDI Fachmi Idris kepada okezone di Kantor IDI, Jalan Samratulangi nomor 29, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2008).
Fachmi mempertanyakan publikasi hasil penelitian tersebut. Karena, peneliti IPB Tri Estuningsih dalam penelitiannya menggunakan sampel yang tidak mencakup secara keseluruhan. Selain itu, lanjutnya, secara metodologi juga masih dipertanyakan.
“Secara metodologinya juga masih bisa diperdebatkan,” ujar Fachmi.
Secara keseluruhan Ketua IDI menyayangkan penelitian dari IPB yang ! saat ini meresahkan masyarakat.
IPB dalam penelitiannya menemukan, 22,73 persen susu formula dari 22 sampel, dan 40 persen makanan bayi dari 15 sampel mengandung bakteri Entrobazter Sakazaki.
Bakteri ini sudah diuji coba pada hewan. Hasilnya, bakteri ini mengakibatkan gangguan otak, usus dan limpa. Selain itu pertumbuhan bakteri bisa lebih cepat pada suhu 37-44 derajat celsius dan dapat bertahan hingga suhu 60 derajat celsius. (hri) (fit)
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/27/1/87122
Menkes: Penelitian IPB soal Susu Tidak Netral
Rabu, 27 Februari 2008 – 11:41 wib
Siswanto – Okezone
JAKARTA – Menkes Siti Fadilah Supari menuding penelitian yang dilakukan Institut Pertanian Bogor (IPB) tidak netral. Penelitian menyebutkan terdapat bakteri Enterocabter Sakazakii dalam susu formula yang dijual di pasaran.
“Iya, tidak netral,” kata Menkes menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (27/2/2008).
Menkes mempertanyakan motivasi penelitian ilmiah tersebut dilakukan. Menurutnya dalam melakukan penelitian harus didasari alasan-alasan ilmiah.”Kalau meneliti itu harus ada sesuatu dulu, tapi bukan berarti nunggu orang sakit dulu. Ini maksudnya apa, kenapa yang diperiksa kok Sakazakii saja,” jelasnya.
Menkes mengimbau agar berhati-hati dalam menerima hasil penelitian. Karena penelitian tersebut berskala kecil. “Mustinya hal itu dilaporkan ke dulu Badan Pom, ! kemudian baru dilakukan pemeriksaan pada pihak perusahaan itu,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, Menkes mengaku akan meminta penjelasan IPB terkait penelitian itu. Dia mensinyalir pembiyaan penelitian menggunakan dana asing. “Ya ada sebagian, pokoknya dari asing,” ujarnya.
Dia mengimbau, agar Indonesia tidak usah takut dengan internasional. “Kita tidak usah terlalu takut dengan internasional, takut banget sih. Mbok yo yang masuk akal,” katanya.
Menteri wanita berkacamata ini mengatakan, jika nanti produk susu dalam negeri dibilang jelek semua, maka nanti orang tidak akan beli susu. Padahal tidak ada penyakit di dalamnya.
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/27/1/87282
Pembeli Temukan Susu Berbau Asam & Kekuningan
Rabu, 27 Februari 2008 – 17:46 wib
PEKALONGAN – Keraguan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari kepada IPB, yang meneliti adanya bakteri beracun pada susu formula, rupanya tak sepenuhnya benar. Sebab, seorang warga menemukan susu yang berbau asam dan berwarna kuning.
“Sekarang saya jadi kapok beli susu. Apalagi ada berita susu itu ternyata mengandung bakteri,” kata Marwati, pembeli susu cair kalengan di Pusat Perbelanjaan Sri Ratu Gajah Mada, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (27/2/2008).
Warga Kelurahan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat itu mengatakan, setelah mengonsumsi susu yang dibeli dari Sri Ratu, anaknya langsung muntah-muntah. Padahal ketika dibeli, p! ada wadah tertulis tanggal yang menunjukkan susu belum kadaluarsa. Namun, begitu dituangkan timbul busa dan rasanya asam. Susu putih itu juga warnanya kekuningan.
Merasa dikecewakan, dia mengajukan komplain kepada Sri Ratu. Namun ditolak karena struk pembeliannya hilang. Pihak Sri Ratu Gajah Mada saat coba dikonfirmasi, satpamnya mengatakan bahwa manajernya tidak bisa ditemui karena sedang tidak ada di tempat.
Sementara, Kasi Ekspor Impor dan Pengembangan Perdagangan, Dinas Peridustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Pekalongan, Sumanto, justru mengatakan lain. “Sejauh ini, kabar susu dan makanan bayi mengandung bakteri belum meresahkan warga,” ujarnya. (M Masrukhin Abduh/Sindo/ism)
http://news.okezone.co! m/index.php/ReadStory/2008/02/27/1/87170
Menkes ‘Diserang’ Susu & Buku
Rabu, 27 Februari 2008 – 13:32 wib
Siswanto – Okezone
JAKARTA – Dua kasus besar sedang menghinggapi departemen kesehatan yang dipimpin Siti Fadilah Supari. Setelah heboh dengan kasus buku mengenai virus flu burung, kini menteri kesehatan dibelit persoalan susu formula yang katanya beracun.
Namun, menteri ahli jantung ini tetap tenang menanggapi persoalan tersebut. Analisa dia, isu ini sengaja dihembuskan untuk menyerang dirinya. “Ini tampaknya ada orang yang mengembuskan isu yang khusus dibayar untuk menghembuskan itu,” tuding Menkes dengan nada serius di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (27/2/2008).
Menkes menambahkan, kasus yang selama ini mendera Departemen Kesehatan, adalah sebagai efek domino dari serangkaian isu yang sudah diagendakan. “Memang untuk meredam saya. Sehingga yang bagus-bagus tidak muncul,” terang Menkes.
Sekedar diketahui, sebelum isu susu formula beracun beredar,! Departemen Kesehatan melalui Menkes diterpa persoalan penerbitan buku mengenai virus flu burung yang bermasalah. Buku Menkes diminta untuk ditarik dari peredaran karena terdapat kesalahan editing di dalamnya.(ahm)
http://web.bisnis.com/senggang/kesehatan/1id45877.html
Selasa, 26/02/2008 15:27 WIB
Peneliti IPB siap serahkan hasil riset ke Badan POM
oleh : Antara
* Cetak
* Kirim ke Teman
* Komentar
BOGOR: Tim peneliti IPB siap menyerahkan hasil riset temuan susu formula dan makanan bayi yang telah terkontaminasi “Enterobacter sakazakii” kepada Departemen Kesehatan (Depkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Kami sangat kooperatif dan siap menyerahkan hasil lengkap penelitian itu. Namun perlu disampaikan bahwa para peneliti ini, umumnya sudah bergelar doktor sehingga proses dan tahapan ilmiah serta metodologi penelitian yang dilakukan sesuai kaidah yang ada,” kata Dr drh I Wayan T Wibawan, MS, salah satu tim peneliti IPB dalam riset itu, Selasa.
Tim peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) mendapatkan temuan bahwa 22,73 persen susu formula (dari 22 sampel) dan 40 persen makanan bayi (dari 15 sampel) yang dipasarkan antara bulan April hingga Juni 2006 telah terkontaminasi “Enterobacter sakazakii”.
Dihubungi ANTARA saat berada d! i Surabaya Jawa Timur, ia memberikan pernyataan itu saat diminta tanggapan atas reaksi Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari, yang mempertanyakan hasil penelitian yang dilakukan IPB tersebut.
Pertanyaan Menkes terkait dengan pendanaan dan motivasi melakukan penelitian itu. Bahkan Menkes mempertanyakan status peneliti yang adalah dokter hewan.
Dikatakan Menkes, pihaknya telah meminta laporan BPOM mengenai penelitian ini. “Penelitian itu signifikan atau tidak. Siapa yang meneliti, caranya bagaimana, pendanaannya bagaimana. Kenapa yang diperiksa susu itu. Apakah perusahaannya hanya sekitar itu,” kata Menkes.
Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Husniah Rubiana Thamrin Akib memastikan semua produk susu formula dan makanan bayi yang saat ini beredar di pasaran tidak tercemar bakteri jahat dan aman dikonsumsi.
“BPOM melakukan pemeriksaan mikrobiologi terhadap sampel produk tersebut sepanjan! g tahun untuk mendeteksi kemungkinan adanya cemaran mikrobiologi, kala u produk yang bersangkutan ternyata bermasalah kita panggil produsennya dan minta mereka memperbaiki produknya,” katanya.
Dana riset Depdiknas
Sebelumnya, Dr drh Sri Estuningsih, jurubicara tim peneliti IPB menyebutkan bahwa sampel makanan dan susu formula yang diteliti berasal dari produk lokal.
Mereka yang tergabung dalam tim penelitian itu adalah staf pengajar Fakultas Kedokteran Hewan IPB, yakni drh Hernomoadi Huminto MVS, Dr drh I Wayan T Wibawan, dan Dr Rochman Naim.
Menurut I Wayan T Wibawan, pada awalnya sebenarnya riset itu mendapatkan tanggapan positif dalam sebuah pertemuan yang diadakan pada tanggal 22 Pebruari 2008, yang mempertemukan wakil IPB, Departemen Pertanian, Depkes dan BPOM, dan kemudian ada kesepakatan untuk membentuk tim gabungan guna menindaklanjuti perkembangan selanjutnya.
Bila kemudian muncul reaksi terbaru dari Menkes, ia sendiri juga heran.
“Mestinya riset semacam ini ditanggapi sebagai masukan unt! uk kemudian bersama-sama mencari solusinya. Kalau tanggapannya soal teknis dan metodologi penelitian, ini menjadi kontra-produktif karena peneliti yang sudah doktor di perguruan tinggi, tidak perlu diajari metodologi penelitian lagi,” katanya.
Dikemukakannya bahwa riset itu pendanaannya berasal dari dana hibah bersaing Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, sehingga jelas tidak mempunyai kepentingan apapun, selain bagi kepentingan ilmu pengetahuan sendiri, yang juga punya kewajiban moral untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat.
“Saya tegaskan, tidak ada kepentingan apapun dari penelitian ini, selain konteks ilmu pengetahuan karena IPB adalah lembaga pendidikan tinggi,” kata I Wayan T Wibawan, yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB itu.
Ia menjelaskan, hasil riset itu juga telah dipaparkan di Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat (LPPM) IPB, yang selama ini menjadi wadah “pengujian” bagi riset-! riset yang dilakukan di hampir semua lingkungan IPB.
Sekali la gi ditegaskannya, agar pihak-pihak yang mempertanyakan riset itu mendapatkan hasil yang utuh, direncanakan pada hari Kamis (28/2) tim peneliti akan menyerahkan laporan lengkap penelitian itu kepada Depkes dan BPOM. (dj)
VIVA VET
RIza
Bagaimana tanggapan Rekan-rekan sekalian terhadap pernyataan yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari, mengenai keraguan Beliau terhadap status dokter hewan dari rekan sejawat yang
berasal dari IPB. Pada pemberitaan yang akhir2 ini hangat dibicarakan.”Penelitian itu signifikan atau tidak. Siapa yang meneliti, caranya bagaimana, pendanaannya bagaimana. Kenapa yang diperiksa susu itu. Apakah perusahaannya hanya sekitar itu,” kata Menkes.
Tampaknya saling pengertian antara profesi itu sangat dibutuhkan. Bagaimana kita bisa memahami tugas dan tanggung jawab dari masing-masing profesi, sehingga bisa tumbuh suatu kinerja yang ritmis dan dinamis untuk mencapai keberhasilan yang kita impikan bersama-sama.
Saya selaku dokter hewan merasa prihatin bahwa bangsa Indonesia yang saya cintai mempunyai Menteri Kesehatan yang sama sekali
tidak tercermin dalam perkataan yang keluar dari beliau. Mau dibawa kemana Kesehatan Bangsa Indonesia ini nantinya ?
Dari Bangsa yang sehat, munculah manusia yang pintar, tangguh dan berakhlak baik. BRAVO VETERINER
Assalamualaikum
Viva Veteriner….salam vet
Saudaraku seperjuangan se-Indonesia, sudah sangat banyak proses pematangan dan pendewasaan kita selaku mahasiswa FKH untuk kembali menilik akar permasalahan profesi kita. Drh harusnya lebih arif menanggapi ujian yang terus menyapa perjuangan kita. Masalah terbaru antara lain, kontroversi pernyataan Menkes tentang hasil penelitian drh. IPB mengenai E. sakazaki. Bukan masalah institusi mana yang meneliti, tetapi suatu ilmu yang benar malah dipelintir “hanya” karena yang meneliti adalah seorang dokter hewan. Kita seharusnya tidak boleh emosional dalam menanggapi hal itu. Drh yang cerdas tidak akan hanya memikirkan eksistensi profesinya, namun juga esensi profesinya. Oleh karena itu, sudah waktunya kita galang persamaan pemahaman dan visi dokter hewan ke depannya. Hari ini mahasiswa FKH IPB dan BEM IPB melakukan demo menuntut perbaikan sikap dan permohonan maaf Menkes atas sikapnya. Perbaikan dimulai dari internal profesi dulu. Mari kawanku seperjuangan, pada MUnas dan PHLI tanggal 21-23 Maret di IPB nanti, kita seragamkan visi, buat kebijakan konkret bagi IMAKAHI, dan tentunya kita bangun solidaritas-totalitas dalam perjuangan profesi veteriner tanpa memandang warna dan asal kita….saya sangat yakin profesi dan niat baik kita akan jaya suatu saat nanti karena kebenaran pasti menang….viva vet..assalamualaikum
well… lama niy ga gabung lagi…
hmmm, beberapa hari lalu gw nerima kiriman drmilisimakahi yang isinya surat terbuka untuk menkes
trus langsung aja gw copy paste tuh surat ke fs gw,gw sebarin lewat bulboard n gw masukin di profile gw…
ohhh… tanggapannya luar biasa,,, temen2 yang ada list friends gw langsung pada merespon…
yang anak KH langsung pada me re-post tuh bulboard gw dan sambil nambahin comment
seru2 deh
bahkan yang bukan anak KH pun ikut concern ama hal ini
pokok na dokter hewan ama calon dokter hewan harus bersatu….
ok
btw, miss u all…
regard,
jurisJURIS_UGM
Untukmu MENKES!!!!!!
Lihatlah diri…….!!!!!!
Tengok jeruji hati!
Tak selembut sutera…..
Tak seputih susu formula…..
karna lidah tajam, setajam..???
tak kubayangkan…
sedih, sesak, tangis….itu korbanmu.
caci, cela, uang sakumu.
Semprotan mautmu, ikrar kebengisan.
fakta Indonesia………………
tak bersahabat, tak ada curhat.
merasa hoki, tapi sok ngerti.
profesi? itu profesi?
profesi dolanane cah cilik!!!
seribu makhluk tersakiti….
berapa kilogram dosa terbeli?
tau?kita juga belajar……
dari ribuan keringat……
bukan ngobrol soal posisi……
ingat!!!kita tak selemah malam hitam.
yang mudah terombang ambingi rajut problematika….
solusi?
lidah lepas berucap,,,,,,,,,
sorotan layar berkumandang.
TAK ADA SOLUSI!!
satu hal…..
sadar diri…..
merasa lemah…..
dan RENDAH di mata-NYA….
INGAT KITA SATU.
Viva Veteriner.
by:Rico FKH IPB
Selamat atas terpilihnya Sdr. Catur (FKH UNAIR) sebagai Ketua Umum PB IMAKAHI 2008-2010 dan Sdr. Andi Yekti (FKH IPB) sebagai Sekretaris Jenderal PB IMAKAHI 2008-2010. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik. Masa depan IMAKAHI ada dikomitmen dan konsistensi rekan2 dalam memperjuangkan kepentingan profesi. Selamat bertugas kepada pengurus PB IMAKAHI 2008-2010. Good luck!
Viva Vets!
drh. Agus Jaelani
Selamat atas terselenggaranya munas IMAKAHI XI dengan lancar dan sukses. Saya juga mengucapkan selamat kepada panitia munas dan terima kasih atas kerja kerasnya dan pengorbanan waktu, dana, pemikiran dan tenaga. Semoga ini semua akan menjadi pengalaman berharga bagi rekan2 panitia munas.
Saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan para delegasi dari UNSYIAH, IPB, UGM, UNAIR, UWKS, UDAYANA, UNTB sehingga acara munas dapat berjalan dengan lancar.
Congratulations!
Viva Vets!
drh. Agus Jaelani
Rekan-rekan IMAKAHI tidak terasa MUNAS sudah berlalu satu minggu. Masih banyak hal yang perlu kita persiapkan untuk dua tahun kedepan. Masukan ide-ide “brilian” dari rekan-rekan semua sangat kita perlukan.
Pesan buat rekan-rekan IMAKAHI dimanapun berada:
1. Banggalah dengan profesi kita. Mulailah ciptakan kebanggaan pada diri sendiri dan keluarga kita sendiri, tunjukkan bahwa dokter hewan adalah profesi yang sangat mulia dan sangat membanggakan.
2. Carilah sebanyak mungkin informasi dan pengetahuan tentang profesi kita. Mulai dari 33 bidang dokter hewan sampai istilah “safe from farm to the table”.
Kita bangun bangsa ini dari hal kecil, dari diri sendiri dan mulailah dari sekarang.
Salam cinta untuk perjuangan
Hidup MAHASISWA!!
VIVA VETERINER!!
Dear All IMAKAHIERS,
Berkaitan dengan World Veterinary Day apa saja yang akan dilakukan oleh IMAKAHI?
Kalau saya boleh usul bagaimana kalau kita mengadakan kegiatan bersama (PDHI, IMAKAHI, CIVAS) dalam perayaan tersebut?
Mohon tanggapan dan balasannya yah. Thanks before.
Warm regards,
AJ
MEMELIHARA KOMITMEN DAN KONSISTENSI DALAM PERJUANGAN PROFESI MELALUI PENGUATAN SILATURAHMI
Salut buat pengurus IMAKAHI…semoga komitmen dan konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan profesi selalu ada dalam diri kita….semoga harapan akan terbentuknya sistem ke-veteriner-an yang tangguh segera tercipta……rekan2 seperjuangan, kita harus tetap yakin bahwa kedepan akan ada perubahan..perubahan yang positif bagi profesi kita….semoga kita semua merupakan inisiator dalam perubahan tersebut…Amin..Keep spirit!
Kita yang di IMAKAHI merupakan sebuah keluarga…keluarga yang terhimpun karena memiliki tujuan yang sama dalam upaya menata sistem ke-veteriner-an di negera ini menjadi lebih baik…
Akan sangat indah jika 5 thn..10 thn…15 thn..20 thn…atau puluhan tahun kedepan dari masing2 kita masih dekat (kenal)…..untuk itu alangkah lebih baik jika kita tetap menjaga silaturahmi diantara kita…..
Saya mengusulkan kalau di web ini ada kolom khusus untuk setiap kepengurusan IMAKAHI (lengkap dengan biodata dan foto). Bagaimana rekan2??????
Kalau memang memungkinkan dikolom tersebut bukan hanya pengurus saja tetapi juga rekan2 lain yang tidak menjadi pengurus……… Mohon tanggapan dari rekan2 PB IMAKAHI dan yang lainnya?????
Viva Vets!
Kind regards,
drh. Agus Jaelani (AJ)
Sekretaris Jenderal IMAKAHI 2004-2006
Ketua Dewan Penasehat IMAKAHI 2006-2008
Dear All Friends,
Mari kita belajar bersama dari hal ini.
Semoga bermanfaat.
drh. AJ
SELAMAT PAGI!
> Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
> Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan itu. Tetapi, tetaplah berbuat baik selalu.
> Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman-teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
> Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka setiap saat.
> Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
> Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.
> Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
> Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki dan
itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.
> Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau
dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu. .
Dear All,
Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada rekan2 UNAIR, UGM dan mungkin rekan2 dari universitas lainnya yang telah dan sedang mempersiapkan kegiatan dalam perayaan hari vet dunia.
Kemarin saya sempat diskusi dengan Dr. Wiwiek (Ketua Umum PB PDHI) mengenai celebration of world vet day, saya sempat sampaikan rencana aksi damai sekaligus mempromosikan profesi drh di hari tersebut. Bu Wiwiek sangat mendukung kegiatan tersebut dan berharap kegiatan ini bisa kolaborasi antara PDHI, IMAKAHI, dan CIVAS serta semua komponen yang peduli dengan kepentingan profesi. Rencananya kegiatan aksi damai tidak saja diikuti oleh mahasiswa tetapi juga para senior drh dan ini tentu menjadi momen yang menarik. Saya juga sempat diskusi dengan ketua cabang PDHI Jakarta dan Jabar 2, beliau2 mendukung kegiatan ini. Rencananya kegiatan ini akan diadakan pada hari Sabtu, 26 April 2008 di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Saya sangat berharap partisipasi rekan2 dari masing2 universitas untuk hadir dan terlibat dalam kegiatan ini. Saya sangat berharap ini bisa menjadi gerakan moral profesi kita……… Sampai saat ini saya masih berkoordinasi dengan bu Wiwiek dan yang lainnya perihal setting kegiatan tersebut.
Warm regards,
drh. AJ
NEW YORK – Ada-ada saja ulah warga New York untuk melindungi binatang peliharaannya. Kali ini seekor bebek peliharaan bernama Circles mendapatkan keistimewaan setelah memperoleh perlindungan berdasarkan keputusan pengadilan setempat.
Putusan aneh ini dikeluarkan Pengadilan Negara Bagian Suffolk, New York, Amerika Serikat (AS), untuk melindungi bebek itu agar tetap aman setelah mengalami luka tembak oleh seorang tetangga dekat rumah tuannya.
Jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan setempat menyatakan, awalnya Circles yang sedang berjalan-jalan di halaman belakang rumah tuannya di Long Island mendapatkan luka di leher akibat tembakan.
Bebek putih berparuh kuning itu kemudian dirawat dokter hewan sehingga bertahan hidup. Putusan pengadilan menyebutkan, orang yang menembak menghadapi tuntutan kekejaman terhadap binatang.
“Ini kasus pertama kali yang pernah saya ketahui di wilayah ini, ada seekor bebek mendapatkan perlindungan khusus layaknya seorang pejabat penting,” ujar JPU Michelle Auletta.
Kepada rekan2 seperjuangan imakahi……
Semoga rekan2 semua selalu diberikan kesehatan dan naungan kesuksesan…………….
Sedikit saya mengajak untuk diskusi kecil mengenai suatu hal. Mudah2an ini ada manfaatnya.
Viva Veteriner!
Slogan/kalimat ini sering saya dengar dan lihat……..sejauh pemahaman saya slogan/kalimat ini digunakan untuk memacu semangat rekan2 (mhsw/drh/profesi vet).
Sedikit saya mau sharing mengenai penggunaan kalimat ini. Mohon koreksinya juga yach kalau salah.
Viva (berasal dari bahasa itali) yang artinya long live; hidup (dukungan/supporting), sementara Veteriner menurut kamus bahasa indonesia berarti sesuatu yang berhubungan dengan penyakit hewan.
Jadi kalau kita menyebut kalimat viva veteriner berarti “hidup bagi sesuatu yang berhubungan dengan penyakit hewan” padahal sepengetahuan saya kita ingin slogan tersebut bermakna “hidup profesi vet/drh”.
Kalau memang pemahaman saya benar maka alangkah lebih baik kalau kita mengganti “viva veteriner” menjadi “viva veterinarian” atau bisa juga kita menggunakan “viva vets”.
Veterinarian dalam bhs inggris berarti drh/profesi vet.
Bagaimana? Ada yang mau menanggapi?? Terima kasih.
Viva Vets!
drh. Agus Jaelani
Kami Ikatan Mahasiswa Teknik Pertanian Indonesia (IMATETANI) ingin sekali bekerjasama dengan INTAKINDO terkait program-program ke depan. Kami beralamat di Gedung Fakultas Teknologi Pertanian IPB Lantai 1 sekretariat bersama HIMATETA IPB. fax 0251 627936, telp 0251 625 910, CP Ketua : Fikri Alhaq Fachryana 085691927676. website kami http://www.imatetani.org atau email imatetani_jaya@yahoo.com dan milist imatetani_2006@yahoogroups.com
Gmn kabar teman2 IMAKAHI? Kegiatannya apa saja nich?
Tetap semangat yach..
Viva Vets!
drh. Agus Jaelani
Agriculture Quarantine Agency (Manado)
alhamdulillah baik..baru 3 minggu masuk,jd blm bnyk yg dilakukan.
kmrn dr pc ipb sndiri mngadakan kuliah umum ttg rabies n aksi simpatik di tugu kujang dlm rangka WRD. respon masyarakat alhamdulillah baik.
meskipun diguyur hujan saat membagi-bagikan leaflet, para imakahi’ers ttp smangat!!sampe2 besoknya saya pilek+demam,,haha..
gimana dr cabang lain??
imakahi merupakan tonggak perjuangan profesi veteriner. dialah yang berperan sebagai penggerak sumberdaya para pejuang veteriner yang siap mempertahankan idealismenya. kita tentunya tidak akan rela jika profesi ini disepelekan, dianggap tidak penting, atau hanya sebagai pelengkap suatu instansi yang seolah-olah tidak mempunyai peran penting. memang semuanya harus bekerjasama dan berintegrasi secara merata, namun bukan berarti profesi ini selalu mendapat prioritas kesekian oleh pemerintah. ayo kawan, mari kita tingkatkan profesionalitas kita! tunjukkan kalau kita semua adalah insan yang mempunyai peranan yang penting dalam menjaga tatanan kehidupan makhluk hidup (manusai dan hewan) di muka bumi ini…..
imakahi merupakan tonggak perjuangan profesi veteriner. dialah yang berperan sebagai penggerak sumberdaya para pejuang veteriner yang siap mempertahankan idealismenya. kita tentunya tidak akan rela jika profesi ini disepelekan, dianggap tidak penting, atau hanya sebagai pelengkap suatu instansi yang seolah-olah tidak mempunyai peran penting. memang semuanya harus bekerjasama dan berintegrasi secara merata, namun bukan berarti profesi ini selalu mendapat prioritas kesekian oleh pemerintah. ayo kawan, mari kita tingkatkan profesionalitas kita! tunjukkan kalau kita semua adalah insan yang mempunyai peranan yang penting dalam menjaga tatanan kehidupan makhluk hidup (manusai dan hewan) di muka bumi ini….. viva veteriner!!!
Congratulation for Charles Johnson Siregar as the leader of IMAKAHI ipb 2008-2009. since MUSCAB IMAKAHI FKH IPB, Dec, 22-08.
SIARAN PERS
No.004/EX/BEM/FKH/USK/2008
BEM FKH Unsyiah dan Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI) Mengadakan Pengabdian Masyarakat Nasional 2008
Mahasiswa kedokteran hewan Indonesia merupakan generasi penerus bangsa dimasa yang akan datang, khususnya sebagai generasi dalam pembangunan dunia kedokteran hewan (veteriner) Indonesia. Peran dan kiprahnya dalam memajukan kedokteran hewan merupakan upaya yang cukup penting sebagai wujud kepeduliannya terhadap profesi dan sebagai upaya dalam pembelajaran dini. Kegiatan yang mampu dilaksanakan tentunya tidak terlepas dari nilai luhur Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala sebagai bagian dari lembaga pendidikan tinggi juga tidak lepas dari tugas tersebut sehingga dirasa perlu upaya peningkatan, pembinaan dan pengembangannya dalam kerangka pendidikan nasional. Demikian halnya dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan sebagai lembaga non-struktural dalam struktur kelembagaan Universitas Unsyiah Juga turut bertanggung jawab atas tugas tersebut yang kemudian berusaha diwujudkan dalam suatu kegiatan Pengabdian Masyarakat nasional 2008. Hal lain yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah perlu turut sertanya mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan dalam proses pembangunan nasional khususnya dalam mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti kuliah.
Dalam upaya ikut mewujudkan tujuan dari pendidikan nasional, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan ilmu pengetahuan yang bersifat disipliner dan aktual intrakurikuler dalam kampus. Mahasiswa juga perlu dibekali pengetahuan yang besifat ekstrakurikuler baik yang berada dalam lingkungan kampus maupun di luar lingkungan kampus, terutama pengetahuan yang dapat menunjang profesi Kedokteran Hewan. Dengan semangat tersebut, kami dari BEM FKH UNSYIAH bekerjasama DENGAN PMI NAD, AMERICAN RED CROSS,PEMDA A.Barat, Dinas Pertanian dan Peternakan A.Barat, IMAKAHI yang beranggotakan Fakultas Kedokteran Hewan Se Indonesia yaitu: FKH UGM, FKH IPB, FKH UDAYANA,FKH UNSYIAH,FKH UNAIR, menggelar kegiatan pengabdian masyarakat Nasional 2008 (PENGMASNAS 2008) di Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat, Meliputi tiga desa : Desa tumpok ladang, Desa alue tampak, Desa meunasah rayeuk dari tanggal 25-28 desember 2008. Pada kegiatan pengabdian yang sedang berlangsung hanya empat program yang sudah berhasil dilaksanakan yaitu penyuluhan flu burung, biosecurity (penyemprotan), pengobatan, vaksinasi SE dan ND.
Meulaboh, 28 Desember 2008
Congratulation!
Sukses buat IMAKAHI dan BEM FKH UNSYIAH.
Good luck.
Keep spirit!
drh. agus jaelani
Balai Karantina Pertanian Kelas I Manado
Tahun Baru , Semangat baru….
mari kita tingkatkan prestasi,rasa kekeluargaan dan kebangggaan terhadap profesi……
semoga 2009 lebih baik…
2008 kita jadikan pelajaran buat lebih maju…..
seemangat….
viva vets……
sebelumnya salam kenal,,
selamat taun baru 2009,,
moga2 di taun yg baru ini,,
IMAKAHI dapat meningkatkan prestasi, berjalanx proker dengan lancar,
SMANGAT!!!
selamat tahun baru 2009…
semangat juang veteriner harus selalu di kobarkan…
sukses IMAKAHI, viva kedokteran hewan Indonesia..!!
walau telat,ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya charles jhonson sebagai ketua cabang IMAKAHI IPB 2008-2009!
semoga dapat menjalankan amanahnya dengan baik.
tak lupa selamat atas lancarnya acra pengmasnas di aceh,mhn maaf jika kami dr fkh yg lain (khususnya PB) belum bs ikt serta…
Salam
rofesi…!!!!
Smg blm terlambat….
Selamat bekerja untuk sdr qta charles jhonson sebagai ketua cabang IMAKAHI IPB 2008-2009!
smg dalam setiap kesempatan adalah waktu untuk mengukir prestasi dalam menjalankan amanah profesi ini.
Untuk semua…..
Viva veteriner !!!!
Bayu
Saatnya veteriner peduli……
Keadaan Palestina terus mencekam, kawan. Bukan hanya hewan yang dibasmi oleh orang-orang israel, tapi semua manusia yang tak bersalah pun tak luput dari serangan israel yang biadab.
Ayo kawan, jangan sampai kita tidak memikirkan saudara kita di sana yang menjadi korban penyerangan israel terhadap palestina. ini sudah merupakan bentuk penjajahan yang dilakukan oleh israel untuk menaklukkan palestina dengan dalih penyerangan terhadap Hamas yang notabenenya adalah rakyat Palestina juga. Padahal negara kita sudah sejak lama tidak stuju dengan adanya penjajahan di atas dunia.
Lakukan apa yang bisa kalian lakukan, bisa dengan bantuan dana atau dengan sekedar untaian do’a untuk mereka.
Duka yang mereka alami, sangatlah luar biasa. Berikanlah simpatimu teman…
selamat beramal, semoga usaha yang telah kita perbuat bisa bermanfaat….
Viva Veteriner…!!!
MUKERCAB IMAKAHI IPB
Muker IMAKAHI Cabang FKH IPB, alhamdulillah telah
berjalan dengan lancar. acara yang dimulai sejak pukul 8.30 ini telah menghadirkan pembina IMAKAHI Cabang FKH IPB, Bapak Bambang Pontjo, mantan Ketua PB IMAKAHI, mas Bery, mantan ketua IMAKAHI Cabang, Mba’ Candra, BEM, DPM, DKM An-Nahl, dan Himpro-himpro yang ada di FKH IPB, serta pengurus IMAKAHI Cabang FKH IPB periode 2008-2009.
acara dimulai dengan pengarahan dari Bapak pontjo, pelantikan pengurus IMAKAHI Cabang FKH IPB yang baru, dan pembahasan proker setiap bidang, serta sedikit nasihat dari Mas Bery dan Mba’ Candra..
acara selesai tepat pukul 15.00
dan semoga ini bisa dijadikan sebagai langkah awal perjuangan teman-teman IMAKAHI Cabang FKH IPB setahun ke depan.
semangat!
semoga sukses….
Gmn kabar teman-teman FKH yang lain?
Salam IMAKAHI
Selamat atas terselenggranya Mukercab IMAKAHI IPB
semoga apa yang telah diawali dengan baik akan berjalan dengan baik n terselesaikan dengan baik pula;-)
Semoga semangat yang sama bisa ditularkan ke IMAKAHIers dimanapun berada….
Viva Vets
Teruslah bergerak, karena hidup ini hanya butuh orang-orang yang bisa membawa manfaat yang besar bagi seluruh alam..
Assalamu’alaikum…
kumaha’ damang?
piye kabare?
apa kareba?
sudah lama ga’ diisi.. keliatannya sibuk ne teman-teman..,
oktober 2000 sembilan,
di ipb lagi musim ujan ne, eh ujian..
gmana teman2 yang lain?